NEWS

Puluhan Mahasiswa Pertanyakan Eksistensi Berkah Mart kepada DPRD Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Bangka Belitung mempertanyakan anggaran Berkah Mart yang disebutkan senilai kurang lebih Rp30 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bangka Belitung.

Pernyataan di atas disampaikan perwakilan mahasiswa di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD Bangka Belitung, dan disambut Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo, dan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia. Di Kantor DPRD Bangka Belitung, Rabu, 14 Juli 2021.

“Kawan-kawan mahasiswa yang saya hormati, mahasiswa menyampaikan aspirasi, kami sebagai lembaga yang menerima aspirasi, Alhamdulillah kita bisa menerima aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahsiswa,” ujar Herman Suhadi di hadapan mahasiswa.

Sempat dipermasalahkan keterlambatan anggota dewan menemui para mahasiswa yang orasi, Herman Suhadi memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa sebelum kedatangan mahasiswa, pihaknya lebih dulu menerima audiensi dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung yang mendiskusikan tentang pembangunan Pelabuhan Ekspor di Belinyu.

“Mudah-mudahan kawan-kawan mahasiswa tetap kritis memberikan aspirasi dan kontrol sosial,” imbuhnya.

Sejauh ini pun, pihaknya telah memberikan catatan melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) 2020 kepada Pemerintah Provinsi, dengan Berkah Mart yang dianggarkan kurang lebib Rp 30,8 M itu tidak berjalan dengan baik. Namun, dia mengingatkan bahwa setiap usaha selalu ada kendala pelaksanaannya di lapangan, untuk itu, dia meminta semua pihak memahaminya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia mengucapkan pihaknya berterimakasih kepada mahasiswa telah mengingatkan DPRD Bangka Belitung mengenai hal ini. Pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa tersebut bila ada temuan hukum, maka akan diproses secara hukum. Selebihnya, semua pihak harus optimis bahwa melalui Berkah Mart dapat dijadikan solusi bagi perekonomian masyarakat dan dapat memberikan harga komoditi lebih proporsional.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button