NEWS

Pascaterbitnya Maklumat Kapolres Pangkalpinang, Tempat Keramaian Mulai Dirazia

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pangkalpinang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pangkalpinang, Provost Kodim 0413/Bangka, Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang, melakukan Kegiatan Operasi Yustisi, yang dilakukan pada Rabu malam, 8 Juli 2021.

Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui Maklumat Kapolres Pangkalpinang yang diterbitkan nomor 1/VII/2021 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

Maklumat Kapolres tersebut berisi tentang pembatasan dan operasional bagi UMKM berikut juga para pengunjungnya, itu juga mendasari daripada intruksi dari Kementerian Dalam Negeri nomor 14 tahun 2021 yang berisi perpanjangan dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Mulai dari rumah makan, warung kopi, tempat hiburan dan pedagang kaki lima di seputaran Alun Taman Merdeka disuruh tutup dan dipulangkan para pengunjungnya.

Pihak kepolisian sudah mengimbau kepada seluruh pemilik usaha agar tidak melewati jam operasional dan sudah tidak ada lagi aktivitas diatas jam 10 malam.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri Eko Setiawan mengatakan apabila masih ada pihak yang melawan saat dirazia, maka langkah selanjutnya akan diberikan tindakan tegas.

“Kita berkolaborasi dengan instansi terkait, kita tidak ada bosan-bosannya terus mengingatkan, namun apabila masih ada yang membandel tentunya kita akan mengambil tindakan tegas yang terukur,” kata AKP Andri.

Pembatasan jam operasional sampai jam 10 malam ini sampai saat ini masih belum ada batas akhir, AKP Andri menjelaskan maklumat ini masih bersifat situasional, dan akan berakhir apabila kondisi dan situasi sudah kondusif.

Penulis: Louis BY | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button