LENSA POLITIKNEWS

Novian Berharap Bupati Bangka Ambil Solusi Lain, Bukan dari Pemangkasan Gaji Honorer

Lensabangkabelitung.com, Bangka – Rencana pemangkasan gaji honorer dan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka, sedang ramai diperbincangkan. Rencana pemotongan itu, telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Bangka bernomor: 900/400/SE/BPPKAD-III/2021 tanggal 27 Juli 2021.

Anggota Komisi I DPRD Bangka, Novrian Arywijaya mengatakan, situasi pandemi Covid-19 saat ini menjadikan banyak daerah mesti berpikir mencarikan solusi di tengah bayang-bayang keuangan daerah yang defisit. Konsentrasi tinggi dengan memikirkan alternatif-alternatif solusi, jelas dibutuhkan, agar keuangan daerah tidak kolaps.

“Kami bisa memahami situasi saat ini, Pak Bupati memang harus mengambil kebijakan dan langkah-langkah demi penyelamatan keuangan daerah,” ujar Novrian, Sabtu, 31 Juli 2021.

Meski demikian, Novrian berharap solusi penyelamatan keuangan daerah itu tidak berasal dari pemotongan gaji honorer dan TPP ASN.

“Menurut saya wacana pemangkasan gaji honor dan TPP ASN oleh Bupati Bangka kurang tepat apalagi di situasi seperti sekarang. Jangan yang sudah kecil ditambah kecil. Bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik kalau beban lebih besar daripada pendapatan yang akan membuat kinerjanya menurun. Yang perlu digarisbawahi untuk TPP ASN harus ada penyesuaian dari OPD masing-masing sesuai dengan kinerja mereka di masa pandemi ini,” tutur Novrian yang merupakan legislator asal Partai Gerindra, itu.

Karena itu, duduk bersama antara eksekutif dan legislatif untuk menemukan solusi demi solusi, menurut Novrian jelas dibutuhkan dalam situasi saat ini. Sehingga, keputusan solusinya bukan dari jalan pemotongan TPP ASN dan gaji honorer daerah.

“Saya berharap pemerintah segera mengambil langkah lain. Ayo kita bicarakan,” ujar Novrian Arywijaya, Anggota DPRD Bangka yang terpilih dari Dapil Merawang dan Mendo Barat, ini.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button