NEWS

Komisi IV DPRD Babel Cari Tahu Kendala Selama PPDB di Sekolah-sekolah

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengunjungi SMA Negeri 2 Sungaiselan, Bangka Tengah dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2021/2022. Kunjungan ini di tengah kegiatan belajar mengajar (KBM) yang masih memberlakukan pemebelajaran dalam jaringan (daring) ataupun online per 50 persen siswa.

Ketua Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Jawarno bersama anggotanya Ranto Sendhu, Marsidi, Toni Mukti, Harian dan Evi Junita meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Siswa terhitung sejak 21 hingga 23 Juli 2021. Diketahui masa masa pengenalan siswa itu tanda dimulainya ajaran baru 2021/2022.

Di tengah-tengah peninjauan itu, Ketua PPDB 2021 Bangka Belitung, Rachmad mengutarakan karut-marut pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 tingkat provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dia menyebutkan banyaknya siswa tidak memiliki kartu keluarga (KK) yang berkode menjadi kendala dominan selama PPDB.

“Sekitar 38 persen (siswa yang tidak memiliki kartu keluarga yang berkode). Dan pihak sekolah meminta diganti dengan surat keterangan domisili,” ujarnya di SMA Negeri 2 Sungaiselan, Kamis, 22 Juli 2021.

Permasalahan lainnya pun muncul dari kurangnya sosialisasi panitia PPDB sehingga berdampak pada pemahaman masyarakat terkait syarat administrasi saat hendak mendaftarkan ke sekolah tujuan.

“Permasalahan lainnya adalah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dimiliki siswa tidak ada barcode dari kementerian, hanya SKTM dari desa dan Dinsos,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Marsidi turut mempertanyakan persentase kuota yang ada di SMA N 2 Sungaiselan. Tercatat, dari 252 kuota, hanya baru 204 siswa yang diterima dengan 7 rombongan belajar.

Hal di atas ditegaskan pihaknya, bahwa sebelumnya badan legislatif itu masih menemukan kuota yang belum terpenuhi, salahsatunya jalur afirmasi. Padahal jalur dimaksud kesempatan baik untuk masyarakat yang kurang mampu untuk sekolah namun tetap berkesempatan mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button