BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA KESEHATANLENSA NASIONALNEWS

Gelar Hajatan Saat Basel PPKM Level 3, Warga Rias Ini Pasrah Pesta Sunatan Anaknya Dibubarkan

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Tim  Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan membubarkan acara hajatan di Dusun SP A Desa Rias, Kecamatan Toboali, Rabu 28 Juli 2021.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Toboali Sumindar bersama Kapolsek AKP Wendi Indra Yudha dan Danramil Mayor Inf Istiyari. 

Sumindar mengatakan, pembubaran acara hajatan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi bahwa di salah satu rumah warga di Dusun SP A Desa Rias sedang menggelar acara hajatan sunatan. 

“Hari ini kami tim satgas penangan Covid-19, membubarkan acara hajatan sunatan di rumah pak Andri di Dusun SP A Desa Rias secara persuasif dan humanis. Dan kami harapkan yang bersangkutan bisa mengerti karena Basel saat ini sudah PPKM Level 3,” kata Sumindar, Rabu 28 Juli 2021.

Ia menuturkan, selain membubarkan acara hajatan di Dusun SP A, pihaknya juga mendatangi kediaman salah seorang warga di Dusun SP C Desa Rias karena pemilik rumah dikabarkan akan menggelar hajatan. 

“Kami tadi juga sempat ke rumah warga di Dusun SP C yang dikabarkan mau menggelar hajatan. Untuk itu, kami imbau dengan cara yang humanis agar gelar acara dengan pembatasan, tidak ada musik, tidak banyak tamu undangan dan juga harus menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia. 

Saat ini, kata Sumindar, Bangka Selatan menerapkan PPKM level tiga. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama saling mengingatkan untuk mengikuti anjuran dari pemerintah.

“Mari kita saling mengingatkan dan mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan ini dapat ditekan agar tidak semakin meluas,” ujar dia.

Sementara itu tuan rumah hajatan Andri Setiawan saat didatangi Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Toboali mengaku siap untuk tidak melanjutkan hajatan resepsi sunatan anaknya dengan acara kuda lumping. 

“Terima kasih Pak Camat, Danramil dan Kapolsek telah memberikan imbauan kepada kami, kami siap untuk menutup dan tidak akan melanjutkan acara. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button