NEWS

Dugaan Ada Dalang dan Skenario di Balik Aksi Masyarakat Rusak KIP CBL, Ini Kata Kapolda Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung secara resmi melakukan penahanan terhadap tujuh orang warga yang diduga kuat sebagai pelaku kekerasan dan pengrusakan Kapal Isap Produksi (KIP) Citra Bangka Lestari (CBL) yang terjadi pada Senin, 12 Juli 2021 lalu.

Terkait informasi dugaan adanya dalang yang membuat skenario hingga berbuntut terjadinya peristiwa tersebut, Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman.

“Soal ada tidaknya skenario dari pihak lain ini masih perlu didalami. Kita kan baru mengambil terduga pelaku kemarin dan hari ini dinyatakan tersangka dan dilakukan penahanan,” ujar Anang kepada wartawan di Ruang Dialog Publik Mapolda Bangka Belitung, Selasa, 20 Juli 2021.

Dari keterangan para tersangka nanti, kata Anang, akan diketahui lebih jelas apakah ada pengaruh dari luar atau ada orang dari luar yang turut menggerakkan massa.

“Saya berharap para tersangka terbuka saja kalau memang digerakkan orang lain. Bilang saja siapa penggeraknya. Sehingga kita akan proses dia di manapun dia berada. Di luar Babel pun penggeraknya kita akan proses,” ujar dia.

Tersangka Suhardi alias Ngikiw mengatakan aksi yang mereka lakukan merupakan murni aspirasi para nelayan dan masyarakat yang menolak aktivitas penambangan di laut Air Antu.

“Tidak ada yang menyuruh. Murni dari nelayan,” ujar Ngikiw saat akan masuk ke Mobil Tahanan Ditpolairud Polda Bangka Belitung.

Ngikiw mengaku tidak tahu apa-apa ketika aksi yang awalnya untuk memprotes keberadaan KIP malah berujung pada kekerasan dan pengrusakan.

“Nelayan sudah mengamuk saya juga tidak bisa lagi menahannya. Saya sudah mencoba menyampaikan supaya jangan anarkis. Tapi sudah tidak bisa lagi,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button