NEWS

Barang Bukti Lobster Selundupan Senilai Rp10 Miliar Dilepas, Ini Alasan Polda Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung memutuskan untuk melepas barang bukti puluhan ribu bayi lobster atau benur yang sebelumnya sempat disita.

Bayi lobster tersebut sebelumnya gagal diselundupkan setelah diamankan oleh Patroli Tim Hiu Macan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Bangka Belitung di Perairan Karang Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat pada Selasa dini hari, 20 Juli 2021.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan dilepaskan bibit-bibit lobster tersebut dalam upaya menjaga keberlangsungan hidup agar bisa berkembang biak.

“Karena bayi lobster ini mudah mati. Kalau mati kita yang rugi dan negara juga sama. Maka kita akan berkoordinasi dengan Balai Karantina untuk dilepas ke laut biar hidup dan berkembang biak,” ujar Anang kepada wartawan, Selasa, 20 Juli 2021.

Dengan dilepasnya bibit dan benih lobster tersebut, kata Anang, kedepan nelayan di Bangka Belitung sendiri yang akan menikmati bibit benur tersebut dalam upaya meningkatkan perekonomian.

“Rencana sore ini akan kita lepas di Perairan Pulau Ketawai. Sayang nanti kalau mati. Lebih baik dilepas saja ke laut supaya memberikan manfaat bagi nelayan kedepan. Kita lihat sekitar enam bulan ke depan, kalau ada nelayan yang dapat lobster di perairan itu berarti kemungkinan besar dari benih yang kita amankan ini,” ujar dia.

Anang menuturkan pengamanan bibit benur ini bermula pada Senin malam, 19 Juli 2021, sekitar pukul 22.00 WIB anggota opsnal dari Ditpolairud mendapatkan informasi tentang adanya transaksi yang menggunakan kapal cepat di Perairan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

“Selanjutnya kita melakukan patroli dan penyisiran di perairan tersebut. Tengah malam anggota mendapatkan tanda atau sinyal dari kapal nelayan ini. Kita dekati dan ternyata mereka membawa 13 kotak yang berisikan benih lobster. Selanjutnya kita periksa dan amankan tersangka di Mako Ditpolairud untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button