NEWS

Angka Kematian Pasien Covid-19 Bangka Belitung Pecahkan Rekor Hari Ini

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Meski kasus positif Covid-19 hari ini menurun, namun jumlah pasien yang meninggal melonjak tinggi.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan data kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia hari ini tercatat sebanyak 15 orang.

“15 orang pasien yang meninggal tersebut terdiri dari dua orang di Kota Pangkalpinang, empat orang di Kabupaten Bangka, satu orang di Bangka Barat, dua orang di Bangka Tengah, lima orang di Belitung dan satu orang di Belitung Timur,” ujar Mikron kepada Lensabangkabelitung, Sabtu, 17 Juli 2021.

Sedangkan untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 hari ini, kata Mikron, tercatat ada 481 orang. Dimana Kota Pangkalpinang lagi-lagi sebagai wilayah dengan penyebaran Covid-19 paling tinggi diantara daerah tingkat II lain di Bangka Belitung.

“Kasus terkonfirmasi positif hari ini terbanyak di Kota Pangkalpinang sebanyak 104 orang, diikuti Kabupaten Bangka dengan 64 orang, Bangka Tengah 67 orang, Bangka Selatan 24 orang, Bangka Barat 51 orang, Belitung 97 orang dan Belitung Timur 74 orang,” ujar dia.

Dengan rekor 15 orang meninggal dengan kondisi terpapar Covid-19 hari ini, Mikron menuturkan bahwa hal tersebut menandakan jika saat ini pasien Covid-19 rata-rata banyak mengalami gejala sedang dan berat.

“Tentunya kami tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan. Kalau harus masuk rumah sakit saat ini kondisi sudah banyak yang penuh, seperti Rumah Sakit Marsidi Judono di Belitung,” ujar dia.

Mikron mengharapkan banyaknya pasien yang meninggal dunia dengan kondisi terpapar Covid-19 memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga dan makan bergizi.

“Yang meninggal ini ada juga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Cuma saya belum tahu apakah masuk data hari ini karena malam tadi di Desa Kace ada pasien isolasi mandiri yang meninggal. Untuk itu tetap jaga diri karena virus ini tidak kenal kompromi, waktu, status strata atau jabatan seseorang maupun agama,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button