LENSA EKONOMINEWS

Tagih Kredit Macet, BPRS Akan Bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung akan menggandeng aparat penegak hukum dalam melakukan penagihan kepada debitur yang tidak memiliki jaminan yang cukup.

Demikian disampaikan langsung, Direktur Utama Chairul Ichwan saat ditemui sejumlah awak media usai rapat tertutup di Fox Haris Hotel Kamis, 3 Juni 2021.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak ketiga atau aparat penegak hukum untuk melakukan penagihan ke nasabah yang tidak memiliki jaminan yang cukup,” ungkap Ichwan.

Namun sayangnya, Ichwan tak menyebut berapa banyak dan total nominal dari kredit yang dikemplang debitur itu.

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya berencana untuk tahun 2021, ingin menambahkan modal, agar komposisi saham menjadi bertambah dan Kinerja BPRS sudah tergolong baik, maka dari itu dalam RUPS tersebut tidak ada pergantian jabatan.

“Alhamdulillah kinerja kita semakin baik, di 2020 ini kami berkomitmen kepada pemegang saham untuk meningkatkan BPRS ini. Pangkalpinang komitmen Rp 1 miliar, dilanjut Bangka Tengah Rp 1 Miliar dan Provinsi Bangka Belitung Rp 5 miliar, BPRS ini milik kita sendiri, yang harus kita jaga bersama-sama karena keluar masuk uangnya ada di Bangka Belitung ini,” ucapnya.

Ditambahkan Ichwan, BPRS melakukan beberapa strategi untuk bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19 agar tidak mengalami kebangkrutan.

“Kalau strategi itu rahasia kami, karena tidak semua bank syariah bisa bertahan di masa pandemi seperti ini dan di tahun 2020 kami sudah menyelesaikan sekitar Rp 11 miliar, dalam keadaan lunas,” jelasnya.

Komisaris Utama Radmida Dawam, kepada sejumlah media mengatakan, tugas komisaris itu mengawasi, menegur, dan menasehati para direksi dalam pelaksanaanya.

“Kita tidak mau permasalahan itu bertambah tapi kita pengen penyelesaian masalah itu ada progresnya, dan ke depannya BPRS memiliki kemajuan yang bermanfaat bagi masyarakat Bangka Belitung dan kami berharap kepada dua kabupaten yakni, Belitung Timur dan Bangka Selatan bisa menanamkan modal di BPRS,” ujarnya.

Penulis: Louis BY

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button