BANGKALENSA KRIMINALNEWS

Satresnarkoba Polres Bangka Kembali Ungkap Kasus Peredaran Narkoba

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Satresnarkoba Polres Bangka kembali mengungkap kasus peredaran narkoba. Kasus terbaru ini diumumkan dalam konferensi pers yang berlangsung Rabu sore, 9 Juni 2021 di halaman Mapolres Bangka.

Wakapolres Bangka, Komisaris Polisi Robertus Wardhana Utama, mengatakan pihaknya berusaha keras untuk meminimalisir ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Bangka khususnya.

“Karena kalau sudah narkoba hancur semua, karir hancur, keluarga hancur, masa depan hancur, jadi tiada maaf untuk narkoba,” ujar Wardhana kepada awak mesia.

Diapun berharap dalam hal ini mendapat dukungan media agar dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba ini.

Dalam rilis sore tadi, ada dua pengungkapan kasus yang disampaikan. Pertama adalah penangkapan Kamis, 3 Mei 2021 sekitar pukul 21.15 WIB bertempat di teras depan rumah tersangka AR warga Desa Mantung, Kecamatan belinyu. Dan yang kedua, adalah D (37) warga Mengkubung, Kecamatan Belinyu yang ditangkap pada 4 Mei 2021 lalu, pukul 02.30 WIB.

Saat penggeledahan terhadap AR (42) ditemukan barang bukti diduga jenis sabu 0,28 gram dikemas dalam sebungkus plastik bening dan beberapa barang bukti lainnya berupa dua unit handphone dan satu unit sepeda motor jenis N-Max.

Sementara terhadap D saat penangkapan ditemukan barang bukti berupa 3 bungkus besar yang berisi narkotika jenis shabu, 1 bungkus plastik bening ukuran sedang yang diduga berisi narkotika jenis shabu, satu bungkus plastik bening ukuran kecil yang berisi narkotika jenis shabu dengan berat total 21,09 gram.

Tak hanya itu, dalam penangkapan terhadap D juga ditemukan 5 butir pil ineks dengan berat total 2,08 gram, 1 unit handphone, 2 bal plastik klip bening ukuran kecil, 2 lembar tisu warna putih, 1 buah kotak korek api, 1 buah kantong kain warna hitam dan 1 unit sepeda motor merk Jupiter MX-King warna hitam tanpa nomor polisi.

Atas perbuatannya, untuk tersangka AR dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan D dijerat dengan pasa 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Abdul Roni | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button