NEWS

Ribuan Siswa di Babel Putus Sekolah Akibat Pernikahan Dini

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Bangka Belitung terancam krisis regenerasi akibat terbilang banyak anak putus sekolah. Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Bangka Belitung, Arif, mengungkap data, sebanyak 2.348 siswa SMA sederajat yang putus sekolah dalam periode 2019-2021.

“Tingginya angka putus sekolah yang dominan dikarenakan pernikahan dini merupakan fakta. Kami menghadapi sendiri, siswa, orangtua bahkan masyarakat di sekolah ketika terjadi putus sekolah,” kata Arif dalam Forum Group Discussion bersama dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Tanjungpendam, Kamis, 10 Juni 2021.

Dalam pertemuan itu, Arif mengharapkan ada strategi khusus untuk menekan angka pernikahan dini dimaksud dan solusi untuk mengembalikan siswa untuk belajar. Secara khusus, untuk siswa yang sudah putus sekolah agar dapat memanfaatkan jalur pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C.

“Bisa lewat pendidikan informal seperti kursus singkat di BLKI yang bisa membekali mereka bekerja. Siswa perlu diselamatkan juga jumlahnya banyak, jangan sampai menular,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arif mengkhawatirkan pada pernikahan dini yang sudah terlanjur terjadi itu, rentan berujung pada perceraian. “Tidak hanya putus sekolah, tetapi juga berantai pada tahap pengangguran pada akhirnya, Bangka Belitung terancam gagal mengelola bonus demografi,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyarankan untuk menggalakkan program peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling (BK) dengan membekali para pendidik dengam tambahan pengetahuan ilmu psikologi oleh tenaga ahli.

“Program peningkatan kompetensi guru BK ini menjadi salah satu solusi untuk memperkuat siswa agar tidak putus sekolah,” ujar dia.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button