LENSA KRIMINALNEWS

Rumah Ibu Hamil Kemalingan di Siang Bolong, Uang 1,6 Juta Raib

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Seorang ibu hamil 5 bulan kemalingan di rumahnya sendiri, Kamis siang, 27 Mei 2021 di Jalan Nias, Air Ruai Sungailiat.

Kejadian diperkirakan pukul 13.50 siang. Adalah CH, 23 tahun, yang pada saat kejadian hanya berdua dengan anak pertamanya di dalam rumah, pergi ke dapur meninggalkan ruang tamu yang pada saat itu pintu depan tertutup setengah untuk mengambil makanan yang rencananya akan diberikan kepada anak pertamanya yang berumur 2 tahun.

Belum selesai menyiapkan makanan, ibu yang sedang hamil anak kedua ini mendengar suara berisik dari dalam kamar. CH kemudian menuju kamar yang berada persis bersebelahan dengan ruang tamu untuk memastikan keadaan.

Sontak, CH terkejut melihat pintu kamarnya terbuka dan kamar dalam kondisi berantakan. Dua lemari pakaian juga terlihat terbuka dan berantakan, baju dan barang-barang pribadinya berhamburan di lantai dan di kasur tak karuan. CH kemudian menuju ruang tamu, disana CH melihat seorang pria bertopeng, menggunakan sarung tangan mengendap-endap keluar rumah.

“Spontan saya berteriak “Maling…!!!” Nah, saat bersamaan pelaku membalikkan badan, kemudian menghunus pisau dari pinggangnya. Pelaku lalu mencoba melukai saya dengan pisau hingga mengenai lengan kiri saya,” ujar CH kepada Lensabangkabelitung.com.

Dilanjutkannya, melihat korban seperti terluka, pelaku kemudian berlari berhamburan keluar rumah. Berdasarkan keterangan CH, diduga pelaku berjumlah 2 orang. Satu orang beraksi, yang lain berjaga ditepi jalan dengan posisi motor standby. Namun, dia tidak melihat pelaku yang lain karena terhalang mobil yang parkir di halaman rumahnya.

“Saya enggak lihat ada orang lain lagi, karena terhalang mobil yang parkir di halaman rumah. Karena panik, saya langsung menuju dapur untuk melihat anak saya yang saya tinggalkan saat saya memergoki pelaku,” tuturnya.

Beruntung, korban tidak terluka begitu parah, meski meninggalkan bekas sayatan kecil pada lengan kirinya akibat percobaan kekerasan terhadap dirinya, CH tampak trauma berat dengan kejadian yang mendera dirinya hari ini.

Dikatakan CH, dia sempat berteriak maling berkali-kali di halaman rumah berharap ada yang mendengarkan paska pelaku kabur, namun tidak ada yang mendengarkan teriakannya. CH kemudian langsung menghubungi saudaranya lewat telepon untuk meminta bantuan.

Enam menit setelah kejadian, saudara sepupu korban yang rumahnya tak jauh dari rumah CH merespon untuk memberi pertolongan. Namun pelaku sudah tak terlihat di sekitar tempat kejadian.

Tak lama berselang, CH bersama keluarga bergegas menuju Mapolres Bangka untuk melaporkan kejadian ini. Selepas Isya pihak dari Polres Bangka lalu ke rumah CH untuk olah TKP.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun korban yang dalam kondisi hamil 5 bulan ini harus merelakan 1,6 juta uang simpanannya raib digasak maling. Padahal rencananya, uang simpanan tersebut akan digunakan CH untuk berlibur bersama keluarga kecilnya beberapa hari ke depan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Mapolres Bangka atas kejadian ini. Belajar dari pengalamannya hari ini, CH berpesan kepada masyarakat supaya tetap waspada terhadap percobaan tindak kriminal seperti yang dia alami.

Penulis: Abdul Roni | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button