LENSA KRIMINALNEWS

Pengiriman Pasir Timah dari Gudang Afuk ke Smelter Bukit Timah Dicegah, Polisi Segera Gelar Perkara

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Resor (Polres) Pangkalpinang menerima limpahan perkara dari Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung yang melakukan pengamanan terhadap dua truk yang kedapatan membawa pasir timah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Satreskrim (Satreskrim) Polres Pangkalpinang Ajun Komisaris Polisi Adi Putra mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk menangani perkara tersebut.

“Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan oleh penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) karena perkara ini merupakan tangkapan Polda Bangka Belitung yang diserahkan ke Polres Pangkalpinang,” ujar Adi Putra kepada Lensabangkabelitung, Jumat, 21 Mei 2021.

Untuk menentukan kelanjutan proses hukum, kata Adi Putra, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut.

“Gelar perkara untuk melihat apakah ada atau tidak tindak pidana dalam perkara ini. Untuk hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada pihak media,” ujar dia.

Sopir truk pembawa pasir timah, Anton mengatakan dia merupakan hanya penyedia jasa saja yang ditugaskan membawa pasir timah dengan imbalan sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta tergantung jarak lokasi yang akan ditempuh.

“Untuk berapa banyak pasir timah yang dibawa ini saya tidak tahu detail. Namun kalau tidak salah sekitar 9 ton,” ujar dia.

Anton menambahkan pasir timah tersebut diambil dari gudang bos timah milik Afuk di Sanfur Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah dengan tujuan ke perusahaan peleburan timah (smelter) PT Bukit Timah.

“Tugasnya mengantar ke smelter Bukit Timah di Ketapang Pangkalpinang. Kami bawa dari gudang Afuk di Sanfur,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button