NEWS

Pelabuhan Tikus Diawasi Ketat, Nelayan Bawa Penumpang Mudik Akan Ditindak

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Ketentuan larangan mudik lebaran sudah ditetapkan secara nasional. Begitu pula untuk wilayah Bangka Belitung dimana larangan mudik antara kedua pulau sudah resmi diputuskan bersama dengan menutup akses transportasi.

Sebagai daerah kepulauan, Bangka Belitung memiliki cukup banyak pintu masuk dan keluar atau yang sering disebut sebagai pelabuhan tikus. Akses penyeberangan cukup dengan menggunakan kapal nelayan atau kapal cepat jenis speedboat.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan ketentuan larangan mudik sudah jelas. Upaya memanfaatkan kapal nelayan untuk mudik, kata dia, sebaiknya tidak dilayani nelayan.

“Nelayan bawa ikan saja bukan bawa orang. Kapal nelayan digunakan untuk membawa penumpang itu tidak boleh,” ujar Erzaldi kepada wartawan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing di Mapolda Bangka Belitung, 5 Mei 2021.

Nelayan yang nekat membawa penumpang, kata Erzaldi, akan berhadapan dengan petugas yang sudah ditempatkan di lokasi pintu keluar masuk Bangka Belitung.

“Kita juga sudah mendirikan posko khusus dimana sering terjadi jalur tikus penyeberangan orang yang biasanya dilakukan dengan menggunakan kapal nelayan dan speedboat,” ujar dia.

Erzaldi menambahkan pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap pelabuhan tikus yang diketahui mencapai 30 titik yang tersebar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta penyeberangan ke Pulau Sumatera.

“Jika ada yang ketahuan dan ketangkap, akan kita akan isolasikan. Tidak akan dipulangkan. Langsung isolasi di posko itu karena 30 posko itu sudah disiapkan tempat isolasi. Kita isolasi selama lima hari. Kalau dia bergejala, kita tindak lanjuti ke wisma karantina atau rumah sakit Covid-19 provinsi,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button