BANGKA SELATANNEWS

Punya Dana BOK dari Pusat, Tenaga Kesehatan Bukan Bagian Dari Honorer

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid memanggil seluruh kepala puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka Selatan guna membahas tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Riza mengatakan pengumpulan atau pemanggilan kepala puskesmas karena Ia menerima adanya beberapa laporan tentang tenaga kesehatan, apalagi adanya kebijakan sebelumnya (kebijakan lama) tentang pengurangan tenaga honorer yang setengah harus hilang atau diberhentikan dengan terpaksa.

“Untuk kebijakan baru, kami memandang nurani, karena jika harus memberhentikan setengah dari jumlah tenaga honorer kami tidak sanggup sehingga kami berkesimpulan untuk memotong gaji tapi yang bekerja tetap,” kata Riza Herdavid kepada wartawan usai menggelar Safari Ramadhan di Desa Bencah, Rabu 28 April 2021 kemarin.

Ia menuturkan, untuk di tenaga kesehatan mereka mempunyai dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dari pusat dengan begitu tenaga kesehatan bukan honorer, sehingga gajinya bisa di lihat dan dikaji ulang dalam tanda kutip karena mereka bukan gerus dari APBD, tapi dari BOK, untuk itu diperlukan solusi agar pelayanan tetap berjalan.

“Saya sudah panggil seluruh kepala puskesmas agar pelayanan tetap jalan. Dan syaratnya gampang kalau memang gajinya mau sesuai standar yang penting pelayanan kepada masyarakat itu baik, biar ada efek baliknya,” ujar dia.

Riza mengungkapkan, untuk yang BOK ini gajinya sebesar Rp2,1 juta sampai dengan Rp2,3 juta. Hal ini sesuai dengan aturan dari pusat. Untuk itu, mereka harus sadar diri bahwa gaji itu digunakan untuk membantu melayani masyarakat Bangka Selatan seutuhnya.

“Kalau gajinya bisa saya pertahankan di kalangan tertentu karena bukan masuk tenaga honorer. Dan mereka ini digaji dari pusat dan penugasannya pun dari pusat, bukan bagian dari honorer dan mereka tidak ikut test ulang honorer kemarin,” ujar dia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button