BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA KRIMINALNEWS

Pertanyakan Maksud Pengumpulan Tanda Tangan, Kantor Lurah Tanjung Ketapang Didatangi Warga

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Ratusan masyarakat nelayan lingkungan 03 mulai dari RT 01 sampai 09 Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan mendatangi kantor Lurah Tanjung Ketapang. 

Perwakilan warga, Dauri mengatakan, kedatangan warga ke kantor Lurah Tanjung Ketapang untuk mempertanyakan maksud pengumpulan tanda tangan yang dilakukan oleh beberapa perangkat kelurahan yang membuat sebagian masyarakat resah.

“Kedatangan kami ke sini, untuk mempertanyakan tanda tangan apa yang dikumpulkan itu, karena sampai saat ini kami tidak tau. Dan kami ingin tahu apa isi di dalam tanda tangan itu, supaya ada kejelasan di masyarakat,” ujar Dauri kepada wartawan, Senin, 5 April 2021.

Ia meminta kepada Lurah setempat untuk segera menyelesaikan persoalan yang dianggap telah meresahkan masyarakat. Agar tidak menimbulkan gejolak antar masyarakat.

“Hari ini kita harus ketemu dengan pak Lurah. Tadi kita dapat informasi bahwa Pak Lurah sedang ada di Pangkalpinang. Untuk itu kita akan tetap menunggu sampai ketemu pak lurah, jika perlu kita akan menginap di kantor lurah ini agar permasalahan ini bisa segera selesai,” ujar dia.

Sementara itu, salah seorang tokoh nelayan setempat, Hasan mengatakan, pihaknya menolak jika pemgumpulan tanda tangan tersebut merupakan persetujuan aktifitas penambangan di wilayah perairan lingkungan 03 Kelurahan Tanjung Ketapang.

“Kalau pengumpulan tanda tangan itu untuk persetujuan tambang laut, kami masyarakat nelayan dengan tegas menolak adanya aktivitas penambangan di laut Tanjung Ketapang,” ujar dia.

Terkait dengan adanya ratusan masyarakat yang datang ke Kantor Lurah, Kasi Kessos dan Pembangunan Kelurahan Tanjung Ketapang, Dianti mengatakan, dirinya tidak bisa memeberikan keterangan banyak lantaran Lurah Tanjung Ketapang tidak ada di tempat.

“Kami akan sampaikan permasalahan ini ke Pak Lurah karena beliau masih di Pangkalpinang melihat istrinya yang baru melahirkan. jadi kami tidak bisa memberikan keterangan,” ujar dia.

Kasat Samapta Polres Bangka Selatan Iptu Perdana Win S seizin Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswato mengatakan, pihaknya menerjunkan 30 personel untuk mengamankan aksi warga tersebut.

“Untuk personil ada 30 orang yang kita terjunkan terdiri dari personel Polres Bangka Selatan dan Polsek Toboali untuk mengamankan audiensi warga dengan pihak kelurahan. kondisinya masih kondusif dan warga juga kita imbau agar tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasi,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button