LENSA KRIMINALNEWS

Pemilik Ribuan Tekstil Impor Ilegal Masih Dalam Pencarian Bea Cukai

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea Cukai Pangkalpinang terus melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkapkan pemilik 1.605 gulungan tekstil impor ilegal yang diselundupkan ke Pulau Bangka.

Humas KPP Bea Cukai Pangkalpinang Suharyanto mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam penelitian karena sedang dilakukan pemeriksaan keterangan terhadap beberapa pihak.

“Kita masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa pemilik barang impor ilegal tersebut,” ujar Suharyanto kepada wartawan, Kamis, 1 April 2021.

Terkait posisi lima orang yang diamankan sebelumnya, yakni PR warga Cilincing Jakarta Utara, SA warga Sungailiat Kabupaten Bangka, HR warga Kampung Kalanganyar Cimarga, DN warga Lontong Pancur Pangkalpinang dan JN warga Jalan Sungai Trem Jakarta Utara, Suharyanto menyebutkan bahwa kelimanya sudah dikembalikan usai menjalani pemeriksaan.

“Untuk barang bukti dalam perkara tersebut tetap kita amankan. Sedangkan lima orang sopir yang mengangkut kita kembalikan,” ujar dia.

Suharyanto menuturkan operasi pengamanan barang impor ilegal yang diselundupkan ke Pulau Bangka tersebut pada Minggu Sore , 21 Maret 2021 merupakan upaya menjalankan fungsi Bea dan Cukai sebagai fommunity protector.

“Ini adalah fungsi kita dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dari barang ilegal dan berbahaya serta sebagai revenue collector yang turut berperan dalam mengoptimalkan penerimaan negara,” ujar dia.

Ditambahkan Suharyanto, penegakan hukum yang telah dilakukan merupakan bagian dari komitmen dan keseriusan DJBC dalam memberantas barang-barang ilegal yang tidak hanya berpotensi membahayakan masyarakat, melainkan juga terhadap stabilitas perekonomian dalam negeri.

“Koordinasi dan sinergi yang baik dengan instansi dan aparat penegak hukum serta masyarakat sudah menjadi komitmen Bea Cukai untuk terus dilakukan dalam rangka mendorong dan melindungi industri dalam negeri serta memfasilitasi perdagangan. Hal ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas Bea Cukai kepada masyarakat dan negara,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button