BANGKA SELATANNEWS

Paripurna DPRD Basel Sampaikan Tujuh Raperda

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat paripurna penyampaian tujuh Raperda. Rapat yang dilangsungkan di ruang rapat Junjung Besaoh DPRD Kabupaten Bangka Selatan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Erwin Asmadi, Jumat, 23 April 2021.

Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi mengatakan, tujuh poin Raperda yang diajukan kepada pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam peningkatan pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan yakni implementasi pendidikan anti korupsi di sekolah, sistem layanan rujukan terpadu untuk penanganan fakir miskin dan orang-orang tidak mampu, pelestarian kekayaan intelektual komunal.

Selanjutnya, perubahan atas Perda kabupaten Bangka Selatan nomor 4 tahun 2018 tentang retribusi jasa umum, perubahan Perda Nomor 5 tahun 2018 tentang retribusi jasa usaha, perubahan atas Perda Kabupaten Bangka Selatan nomor 6 tentang retribusi perizinan tertentu, dan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Bangka Selatan.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, untuk Raperda implementasi pendidikan anti korupsi di sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan siswa sebagai generasi muda yang berkarakter moral antikorupsi melalui pendidikan formal, non formal dan informal.

Ia mengatakan, Raperda sistem layanan rujukan terpadu untuk penanganan fakir miskin dan orang-orang tidak mampu dalam rangka pemenuhan hak dasar bagi fakir miskin dan orang tidak mampu serta dalam mengembangkan sistem perlindungan sosial.

“Dalam rangka mengurangi beban fakir miskin dan orang-orang tidak mampu diperlukan sinergitas, peningkatan akses dan integrasi layanan melalui sistem layanan dan rujukan terpadu,” kata Debby.

Sementara untuk Raperda pelestarian kekayaan intelektual komunal, kata Debby, mempunyai peranan strategis dalam mendukung pembangunan dan memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

“Bangka Selatan memiliki berbagai hasil kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dan ekspresi budaya tradisional sebagai sumber daya yang harus dilestarikan, dilindungi, dibina dan dikembangkan,” ujar dia.

Kemudian untuk Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Bangka Selatan Nomor 4 tahun 2018 tentang retribusi jasa umum. Sehubungan dengan adanya penambahan jenis pelayanan kesehatan dan perubahan tarif retribusi pada pelayanan kesehatan serta pelayanan parkir di tepi jalan umum dan retribusi pengujian kendaraan bermotor yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi ekonomi serta untuk meningkatkan potensi pendapatan asli daerah.

“Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Bangka Selatan nomor 5 tahun 2018, terang retribusi jasa usaha. Sehubungan dengan retiribusi terminal, retribusi khusus parkir, retribusi pelayanan kepelabuhan, retribusi penyeberangan di air, retribusi tempat rekreasi dan olahraga serta jenis hasil produksi usaha daerah dibidang perikanan yang sudah tidak sesuai dengan indeks harag dan perkembangan perekonomian serta terdapat penambahan objek retribusi,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, untuk Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Bangka Selatan nomor 6 tahun 2018 tentang retribusi perizinan tertentu. Dengan adanya penambahan objek retribusi izin usaha perikanan untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dan pemberian pelayanan kepada masyarakat serta usaha peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah.

“Raperda tentang pengelolaan keuangan daerah kebupaten Bangka Selatan yang secara keseluruhan yang merupakan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah yang dapat dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat, serta taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar dia.

Adv | Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button