LENSA KRIMINALNEWS

Musnahkan 28 Kilogram Ganja dan Miras, Kapolda Babel: Tangkapan Kita Menurun

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemusnahan 28 kilogram ganja dan ratusan liter minuman keras jenis arak, tuak dan bir yang merupakan hasil tangkapan pada triwulan pertama tahun 2021.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan semua barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Namun Anang mengakui bahwa ada penurunan jumlah pengungkapan oleh anggotanya.

“Kalau kita lihat dari hasil pengungkapan dalam tiga bulan tahun ini dibandingkan tiga bulan tahun lalu mungkin lebih besar tahun lalu. Tahun lalu kita mengungkap 9 ribu miras dan 211 kilogram sabu. Tahun ini tidak sebanyak itu,” ujar Anang dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti di Gedung Tribrata Mapolda Bangka Belitung, Selasa, 27 April 2021.

Meski ada penurunan jumlah pengungkapan, Anang mengaku senang karena para pelaku yang diamankan pada tangkapan triwulan pertama tahun lalu divonis berat sehingga memberi efek jera.

“Penangkapan miras oleh Ditpolairud itu dampaknya membuat pelaku atau tersangkanya dihukum satu setengah tahun. Mereka mengaku kalau ditangkap di Kepri paling di penjara tiga bulan. Tapi di sini bisa satu setengah tahun,” ujar dia.

Selain vonis berat pelaku, Anang menuturkan bahwa pelaku tindak kejahatan berpikir lebih banyak untuk melakukan perbuatannya jika di Bangka Belitung.

“Terlebih lagi barang bukti disita negara dan asetnya milik Ditpolair. Ini menunjukkan ancamannya lebih berat. Mereka berpikir juga apabila melewati atau muncul di Bangka Belitung. Demikian juga dengan hasil 211 kilogram sabu. Pelaku divonis seumur hidup. Luar biasa ini. Artinya dengan adanya vonis yang berat berdampak pada efek jera para pelaku,” ujar dia.

Anang menambahkan dengan ancaman vonis dan sanksi berat di Bangka Belitung membuat pihaknya kita kesulitan mengungkap kasus besar lagi karena para pelaku sudah mulai antisipasi.

“Tapi itu baru tiwulan I. Masih ada triwulan II, III dan IV. Silakan Direktorat Narkoba, Ditreskrimum dan jajaran untuk bekerja lebih giat lagi. Kita selamatkan anak bangsa kita di Babel. Kita tunjukan Babel serius dengan masalah narkoba dan peduli dengan anak bangsa,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button