NEWS

Dugaan Pelanggaran Ekspor Zircon PT CAL, Ini Kata Dirkrimsus Soal Proses Hukum

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Rencana ekspor zircon PT Cinta Alam Lestari (CAL) tertunda karena disetop oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dugaan adanya pelanggaran membuat delapan kontainer zircon PT CAL dibongkar paksa oleh Kementerian ESDM untuk dilakukan pengambilan sampel.

Terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan PT CAL, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung Komisaris Besar Haryo Sugihartono mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium sampel zircon PT CAL dari Kementerian ESDM.

“Soal penindakan hukum belum ya. Kami masih belum bisa berkomentar banyak karena masih menunggu hasil pengambilan sampel dan hasil uji laboratorium Kementerian ESDM,” ujar Haryo kepada wartawan di sela-sela pembongkaran kontainer berisi zircon PT CAL di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu, 4 April 2021.

Haryo menuturkan penyelidikan barang milik PT CAL tersebut akan dipimpin oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Ridwan Djamaluddin.

“Kalau di kita penyelidikan awal nanti dan masih jauh. Sekarang masih tahap pengambilan sampel dan dilanjutkan uji laboratorium. Tapi jika ada yang baru ditemukan, pasti ini akan berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara Owner PT CAL Marcel saat dihubungi Lensabangkabelitung.com untuk cover both side pemberitaan, belum memberikan respon dan terkesan menghindar. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon masih belum diangkat oleh Marcel. Bahkan konfirmasi melalui pesan WhatsApp yang disampaikan juga hanya dibaca dan tidak dibalas meski status WhatsApp terlihat online.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button