NEWS

Didoakan Raih Untung Besar, Erzaldi Anggap Keberadaan PT Timah Penunjang Perekonomian Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Rapat koordinasi pembahasan penambangan offshore mempertemukan PT Timah TBK dengan para nelayan. Rapat koordinasi yang difasilitasi Gubernur dan Forkompinda Bangka Belitung itu mencari solusi terbaik antara kedua belah pihak.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan PT Timah menjalankan tugas negara untuk mengelola aset milik negara yang harus dieksploitasi dengan sebaik-baiknya.

“Karena ke mana pun juga, keberadaan PT Timah sangat menunjang perekonomian masyarakat Bangka Belitung,” ujar Erzaldi kepada wartawan usai rapat koordinasi pembahasan penambangan offshore PT Timah di Graha Timah Gedung Kantor Pusat PT Timah di Pangkalpinang, Kamis, 15 April 2021.

Erzaldi menuturkan pihaknya berkeinginan agar para pelaku penambangan khususnya PT Timah dapat bekerja lebih profesional dan lebih baik sehingga hasilnya pun lebih bagus dan tidak seperti tahun sebelumnya.

“Kita doakan saja PT Timah terus maju dan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar kepada Bangka Belitung,” ujar dia.

Rapat koordinasi tersebut, kata Erzaldi, merupakan pemenuhan janjinya kepada nelayan sewaktu menerima aksi demo pada tanggal 5 April 2021 lalu.

“Hari ini kita memfasilitasi pertemuan nelayan dengan PT Timah. Jadi kebuntuan yang selama menyumbat apa yang diinginkan oleh para nelayan terhadap PT Timah, termasuk juga PT Timah ingin menyampaikan keinginan menambang dengan cara yang baik dan benar, hari ini kami kami fasilitasi dan pertemukan,” ujar dia.

Menurut Erzaldi, beberapa hal seperti di Kelabat Dalam sudah ada progres. Tapi terganjang karena di Kelabat Dalam ada penambangan yang legal dan ilegal.

“Kalau yang legal Insya Allah clear. Hanya masih ada hal sedikit dengan nelayan. Nanti saya sampaikan ke Pak Agung (Dirops PT Timah) untuk bisa diselesaikan. Tidak mungkin kita ngebahas di sini satu per satu. Tapi kami mencoba membuka pintu tersebut sehingga kebuntuan bisa tercairkan,” ujar dia.

Erzaldi menambahkan untuk penambangan ilegal di Kelabat Dalam, Kapolda dan pihaknya sudah melakukan beberapa penertiban. Namun, kata Erzaldi, mereka harus membutuhkan energi ekstra karena penambang yang ditertibkan siang malah beraktivitas malam hari.

“Kalau untuk di Matras yang agak belum ketemu. Tapi sudah kita sepakati untuk mereka bersama-sama nanti ketemu dengan PT Timah didampingi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan DKP kami karena ada harapan-harapan dari nelayan kepada PT Timah agar bisa melakukan penambangan penambangan dengan cara yang lebih maju lagi teknologinya sehingga kerusakan lingkungan bisa dikurangi,” ujar dia.

Penulis: Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button