NEWS

Protokol Kesehatan Mulai Kendor, Penegakan Perda Harus Tetap Persuasif

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Peraturan Daerah Pelaksanaan Protokol Kesehatan Dalam Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Bangka Belitung yang telah diresmikan pada 2020, tahun lalu sejauh ini telah berjalan empat bulan maka perlu dipertegaskan efektivitas pelaksanaannya oleh penegak hukum terkait.

“Sebelum lebih jauh membicarakan efektifitas, kami sampaikan bahwa tidak ada pilihan antara kesehatan dengan sektor ekonomi, nah pemerintah pusat sampai ke daerah sama–sama fokus memulihkan keduanya,” ujar Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, Selasa, 23 Maret 2021.

Agar ekonomi tidak menurun di tengah–tengah situasi pandemi Covid–19, maka menurutnya konsep protokol kesehatan yang disebutnya adaptasi kebiasaan baru perlu aturan yang konkret, sebagaimana yang telah diparipurnakan legislatif bangka belitung pada akhir 2020 lalu.

“Nah untuk pelaksanaan pembentukan perda sebagai atruan hukum stakeholder terkait dengan melaksanakan sosialisasi dan mendukung adaptasi kebiasaan baru sesuai ketetapan aturan hukum,” jelasnya.

Demi kepastian perda, Amri berpendapat bahwa di dalam aturan–aturan tersebut telah memuat sanksi–sanksi, di antaranya sanksi sosial, administrasi, dan denda. Namun, ia mengingatkan terhadap penegak hukum untuk tetap mensosialisasikan perda dengan persuasif.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button