BANGKA BARATNEWS

Indikasi Ada Mafia Tanah di Babar, Kejari Lakukan Upaya Pencegahan Pelanggaran

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne mengatakan ada indikasi mafia tanah di Negeri Sejiran Setason ini. Secara pribadi, Helena sebagai aparat menginginkan Kejari Bangka Barat dapat memberikan keuntungan kepada masyarakat menggunakan hukum untuk menghadapi mafia tanah.

Helena menegaskan, jangan sampai ada mafia dan investor tanah nakal yang senang, tapi masyarakat dulu yang harus diuntungkan untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kalau Bangka Barat sendiri ada yang kita curigai, tapi kan kita sambil lihat-lihat (kebenarannya,-red) juga,” kata Helena Octavianne, Minggu, 21 Maret 2021.

Awalnya, menurut Helena kerjasama pemberantasan mafia tanah ini hanya antara BPN dan Kapolri saja, namun setelah mendapatkan informasi bahwa untuk tahun ini pihak Kejaksaan juga dilibatkan, Helena merasa sangat senang dan antusias meskipun belum mengetahui seperti apa skema dan bentuknya.

Helena menyampaikan, sembari menunggu seperti apa bentuk keterlibatan pihak kejaksaan untuk kerjasama pemberantasan mafia tanah ini, jaksa sebagai penegak hukum tetap menerima berkas seperti biasa atau melakukan penyuluhan ke masyarakat agar mengurus surat tanah harus dengan prosedur yang baik dan benar.

“Misalnya ngurus ke Kades ke Camat, coba pegawai-pegawainya itu jangan lah memain-mainkan masyarakat, hilangkan namanya gratifikasi, suap kan, apalagi kadang-kadang oknum dari pejabatnya, nih mau ngurus, ini uang pelicinnya, misalnya seperti itu,” ujarnya.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button