BANGKANEWS

Dibantu Golkar, Mbah Mujiyati Segera Miliki Rumah Baru Layak Huni

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Peti kas yang disusun meninggi, sekilas nampak seperti tumpukan peti biasa. Namun, bila diperhatikan lebih seksama, peti-peti kas yang ditumpuk itu adalah berfungsi sebagai salah satu dinding bangunan. Dengan atapnya dari terpal plastik yang membolong di bagian tengah, sesungguhnya agak sulit bangunan itu disebut sebagai rumah.

Pada bangunan sempit dan sesak berukuran hanya lima kali lima meter itu, Mbah Mujiyati, bertempat tinggal. Itu pula menjadi alamat kediamannya, di Jalan Rawabangun RT 01 Sungailiat, Bangka.

Mendapati adanya rumah tak layak huni itu, membuat Kepala Lingkungan Yos Sudarso Sungailiat, Akhiong, memutar otaknya mencari bantuan untuk warganya. Dia merasa tak tega bila Mbah Mujiyati mesti terus-terusan tinggal di rumah dalam kondisi babak belur itu. Kalau berharap Mbah Mujiyati sendiri yang membangun rumah lebih layak, juga hampir jelas tak mungkin. Sebab, pendapatan janda tua itu, hanya bergantung dari hasil jualan nasi uduk di pasar yang tak seberapa. Bahkan, namanya juga tak pernah tersentuh bantuan sosial pemerintah.

Kediaman Mbah Mujiyati, dengan peti kas yang menjadi dinding dan atapnya bolong, saat dikunjungi Bambang Patijaya dan Firmansyah Levy.

Untunglah, niat baik Akhiong, untuk membuat Mbah Mujiyati memiliki rumah baru layak huni di saat lebaran nanti, segera terwujud. Rupanya, Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Firmansyah Levy bersama Akhin dan Rato, serta rekan-rekannya yang lain, secara ‘keroyokan’ tergerak cepat untuk turun membantu. Uluran bantuan, juga akan disampaikan oleh Anggota DPR RI Bambang Patijaya.

Bahkan, Senin pagi, 29 Maret 2021, Bambang Patijaya berkesempatan melihat kediaman Mbah Mujiyati.

“Ini inisiatif kawan-kawan yang mengumpulkan bantuan dan bahan-bahan bangunan. Sudah sejak seminggu ini, rumahnya dikerjakan,” ujar Bambang Patijaya atau kerap disapa BPJ.

Dikatakannya, sesuai dengan tekad para penyumbang, rumah baru untuk Mbah Mujiyati, akan segera dirampungkan, sebelum tiba hari lebaran. “Pemilik rumah sudah bisa berlebaran di rumah baru, nantinya,” ujar BPJ.

Adapun Mbah Mujiyati, masih tak mampu menyembunyikan rasa kekagetannya atas bantuan pembangunan ulang rumah baru layak huni baginya. Meski sudah melihat para pekerja dan tumpukan batu bata, dia pun seolah masih tak percaya rumah baru akan segera dimiliki. Hal demikian, mungkin bisa jadi karena sekian lama Mbah Mujiyati terabaikan pemerintah dan hidup dalam kemiskinan.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button