NEWS

Anggaran Belum Jelas, Atlet Babel Ikut PON Papua atau Tidak Sih?

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Persiapan dan rencana keberangkatan atlit Bangka Belitung untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua hingga hari ini masih terkendala dengan belum jelasnya anggaran yang disiapkan. Hal itu lantas menjadi pertanyaan publik apakah Bangka Belitung akan mengirimkan atlitnya di PON atau tidak?

Ketua KONI Bangka Belitung Elfandi mengatakan dia berani memberi jaminan kepada atlet-atlet Bangka Belitung bahwa mereka akan tetap berangkat dan berlaga di PON Papua.

“Saya pastikan Babel akan tetap ikut di PON. Jadi atlet jangan takut untuk berlatih walaupun minim sarana. Kami pastikan bagaimana pun juga atlet Babel akan ikut PON. Kami akan terus berupaya meskipun tidak banyak. Saya jamin itu,” ujar Elfandi kepada Lensabangkabelitung.com, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut Elfandi, secara pemetaan prestasi atlet, Bangka Belitung memiliki kans untuk lebih baik dari tahun sebelumnya dikarenakan saat ini ada atlit yang menduduki ranking satu dan dua nasional.

“Tinggal kita melakukan treatment kepada mereka supaya bisa maksimal di PON. Ada beberapa cabor yang punya kans mendulang medali emas. Beberapa minggu ini saya keliling menemui atlet menyampaikan untuk tetap semangat dan saya yakin pemerintah daerah tetap akan memperhatikan kita,” ujar dia.

Elfandi menuturkan KONI memiliki opsi penambahan anggaran dengan meminta peran serta BUMN dan perusahaan. Saat ini, kata dia, sedang dilakukan pemetaan sektor pembiayaan mana saja yang bisa dibantu oleh pihak ketiga.

“Lagi mapping biaya mana yang bisa dibantu karena aturan BUMN tidak boleh double anggaran. Kita sudah bicara dengan Bank Sumsel dan PT Timah meski belum intens. Kita upayakan atlet dan cabor unggulan ada bapak angkat dalam rangka mengcover hal yang lain. Kita masih menunggu karena proses di Pemda belum jalan masih berhitung berapa yang akan dibantu. Saya masih optimis Pemda dan gubernur punya kebijakan yang sangat mendukung program pengembangan atlet untuk berprestasi maksimal,” ujar dia.

Elfandi menambahkan belum jelasnya anggaran PON membuat pihaknya akan lebih mengoptimalkan koordinasi dan komunikasi karena pihaknya juga maklum lembaga lain juga punya persoalan yang sama.

“Pada intinya kalau masalah dikasih berapa kita tidak bisa untuk berkeras berlebihan. Kalau masalah program akan tetap dilakukan. Kami membina dan tetap mengejar target yang terbaik di PON. Kalau kondisinya kemudian anggaran kita kecil, pemerintah dan masyarakat jangan berharap lebih dengan prestasi. Kita realistis saja dengan kondisi ini,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button