BANGKA BARATNEWS

Ada Hoax Jaksa Terima Suap, Kejari Bangka Barat Fokus Edukasi Pengguna Media Sosial

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Setelah menerima kabar adanya hoax mengenai seorang jaksa menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Shihab dari Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung. Kepala Kejaksaan Bangka Barat, Helena Octavianne mengatakan perlu adanya edukasi kepada pengguna media sosial agar tidak tertipu atau bahkan menyebarkan berita bohong atau hoax.

“Padahal itu videonya (jaksa menerima siap) sudah lama (bukan tentang kasus Habib Rizieq), dibikin seolah-olah baru kejadiannya, ada kok (pernyataan hoax-nya), sudah ada rilis pers juga dari Kejagung, gitu,” kata Helena Octavianne melalui sambungan telepon, Minggu, 21 Maret 2021.

Helena Octavianne menyampaikan, berita hoax tidak hanya merugikan nama baik saja tapi secara keseluruhan mulai dari hulu ke hilir pihak yang menjadi objek berita bohong. Seperti hoax penjualan online misalnya, Helena Oktavianne mengungkapkan ada satu temannya yang tertipu hingga merugi keuangannya.

“Hoax itu merugikan dari awal hingga ujung, berbahaya,” ujarnya.

Sebab itu, Helena Octavianne akan lebih fokus untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus hoax. Pencegahan yang akan dilakukan oleh Kejari Bangka Barat dikatakan Helena akan berfokus pada edukasi para penggiat media sosial di Bangka Barat terkhusus mulai dari yang remaja hingga anak-anak yang sudah terbiasa diperbolehkan menggunakan gadget oleh orangtuanya.

Menurut Helena, hoax banyak beredar di media sosial sebab ada peran Buzzer yang suka memberikan konten negatif untuk menjatuhkan seseorang atau kelompok.

“Agenda edukasi ke sekolah tentang hoax akan ditingkatkan, lalu Podcast Kepoin antara Wartawan dengan Jaksa juga akan ditingkatkan untuk memberikan informasi dan edukasi guna pencegahan hoax dan pelanggaran hukum lain,” Kata Helena Octavianne.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button