BANGKA SELATANNEWS

Uang Denda Perkara Narkoba di Basel Senilai Rp 2 Miliar Disetor ke Kas Negara

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Selatan menerima penyerahan uang denda perkara narkotika sebesar Rp 2.000.000.000 dari terpidana atas nama Almin alias Dodi bin Jadi, Kamis 25 Februari 2021.

Uang pidana denda tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Mayasari yang didampingi oleh Kasi Pidum Kejari Basel Denny.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Mayasari mengatakan, pembayaran denda sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Sungailat nomor 489/Pid.Sus/ 2015/ PN Sgl yang menyatakan bahwa terpidana dihukum dengan pidana penjara selama 9 Tahun dan denda sebesar Rp 2.000.000.000 dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun.

“Terpidana Almin Alias Dodi bin Jati adalah terpidana perkara Narkotika jenis Sabu yang ditangani oleh Kejari Basel pada tahun 2015 silam. Pembayaran denda tersebut dalam perkara pidana ini diterima oleh Jaksa Kejari Bangka Selatan sebagai Eksekutor perkara pidana,” kata Mayasari.

Ia menuturkan, uang pembayaran denda yang dibayar oleh terpidana Almin akan di setorkan ke kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Uang yang diterima ini langsung diserahkan kepada Kepala Bank Sumsel Cabang Toboali Ruben Paradisa, untuk segera disetorkan ke kas negara,” ujar dia.

Mayasari mengungkapkan, pihaknya akan terus memaksimalkan penagihan pembayaran denda kepada para terpidana perkara tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus yang ditangani oleh Kejari Basel.

“Sebagai bentuk dukungan Kejari Bangka Selatan dalam memaksimalkan pemasukan kas Negara dari ‘asset recovery’ tindak pidana kita akan terus memaksimalkan penagihan pembayaran denda kepada para terpidana perkara tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus,” ujar dia.

Sementara itu, Kasi Pidum, Denny mengatakan, dengan melakukan pembayaran pidana denda tersebut maka terpidana tidak perlu menjalani pidana penjara sebagai pidana pengganti denda.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button