NEWSPANGKALPINANG

Surat Edaran Wali Kota: Selama Zona Merah Jam Operasional Tempat Usaha Dibatasi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pengendalian, pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini. Salah satu upayanya, jam operasional tempat usaha akan dibatasi, untuk mencegah terjadinya kerumunan atau potensi sumber penularan baru.

“Kita ingin masyarakat kita kembali sehat, bisa beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi. Kita juga sudah membuat Surat Edaran sesuai Perda serta perintah Pak Gubernur Babel,” tutur Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil atau Molen, Minggu, 28 Februari 2021.

Surat Edaran bernomor 05/SE/ESDA/II/2021 yang ditandatangani Wali Kota pada 26 Februari 2021, berisi tentang upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Dalam Surat Edaran itu, Wali Kota menyampaikan kepada para pelaku usaha di Kota Pangkalpinang untuk melaksanakan protokol kesehatan terhadap penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan mengingat Kota Pangkalpinang ditetapkan sebagai zona merah. Ada tiga sasaran imbauan yang disampaikan untuk mematuhi protokol kesehatan itu.

Pertama, pelaku usaha rumah makan, restauran, cafe, warung makan, warung kopi, gerobak/tenda makanan dan minuman untuk jam operasional sampai dengan 22.00 WIB.

Kedua, tempat hiburan (klab malam, diskotik, pub), karaoke dan tempat wisata, usaha spa/salon, pangkas rambut dan panti pijat untuk jam operasional sampai dengan 22.00 WIB.

Ketiga, toko swalayan (supermarket dan minimarket), toko sembako/kelontong dan toko kebutuhan lainnya untuk jam operasional sampai dengan 22.00 WIB.

“Surat Edaran ini untuk dipatuhi dan dilaksanakan, berlaku selama zona merah di Kota Pangkalpinang,” tulis Molen dalam Surat Edaran tersebut.

Rerbitnya Surat Edaran ini didasarkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Juga, didasarkan pada Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button