NEWSPANGKALPINANG

Rp 296 Juta Disiapkan Pemkot Pangkalpinang untuk Pulangkan PSK ke Asalnya

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Keberadaan lokalisasi Parit Enam dan Teluk Bayur, tinggal menghitung hari. Di masa kepemimpinan Wali Kota Maulan Aklil, Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan akan segera mengosongkan dua lokalisasi legendaris itu, dengan memulangkan para penghuninya ke daerah asal.

Sejauh ini Pemkot Pangkalpinang sudah mendata jumlah pekerja seks komersial (PSK) atau penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) tuna susila yang ada di sana. Yakni, sebanyak 30 orang di Parit Enam dan 122 orang di Teluk Bayur.

“Hari ini kami pastikan dengan tegas, akan memulangkan PMKS tuna susila yang ada di dua lokalisasi di Kota Pangkalpinang. Di Teluk Bayur dan Parit Enam,” kata Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, Kamis, 10 Februari 2021.

Untuk keperluan mengembalikan para PSK itu ke daerah asalnya, Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan dana sebesar Rp 296 juta.

Uang sebesar itu itu, diambil dari dana yang ada di Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.

Dalam proses pemulangan hingga ke daerah asal, para PSK itu akan didampingi oleh letugas dari Satpol PP dan Dinas Sosial. Mereka didampingi hingga dipastikan benar-benar sudah kembali ke daerah asalnya.

Mengenai melesetnya selama satu bulan sejak diumumkan bahwa lokalisasi itu paling lambat Januari 2021 sudah harus ditutup, menurut Sekda karena Pemkot Pangkalpinang tak gegabah asal tutup. Semua sudah ada perhitungannya agar masalah sosial ini tak menimbulkan persoalan lainnya.

“Semua tindakan kami harus ada hitung-hitungannya. Pertama, soal anggaran yang digunakan untuk memulangkan mereka. Kemudian, ini soal memanusiakan mereka, jangan sampai kami disalahkan,” ujar Sekda Kota Radmida Dawam.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button