NEWSPANGKALPINANG

Anak Binaan LPKA Kelas II Pangkalpinang Ikuti Pelatihan Teknik Otomotif Sepeda Motor

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kanwil Kemenkumham) Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya memberikan pelayanan dan pembinaan yang terbaik bagi anak didik pemasyarakatan (Andikpas) maupun keluarga dan stakeholder terkait. Kali ini sejumlah Andikpas yang saat ini sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian berupa teknik otomotif sepeda motor. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama dua belas hari di LPKA Kelas II Pangkalpinang dan diikuti oleh 20 orang Andikpas, Rabu, 17 Februari 2021.

Pelatihan teknik otomotif sepeda motor ini dibuka secara langsung oleh Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang, Nanang Rukmana. Beliau menyampaikan terimakasih kepada jajaran pembinaan dan seksi lain yang terkait serta kepada narasumber dari UPTD Balai Latihan Kerja Industri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah bersinergi untuk memberikan pembinaan kemandirian bagi Andikpas.

“Rangkaian kegiatan pelatihan yang diberikan kepada Andikpas merupakan bentuk kolaborasi antara pegawai khususnya bidang Pembinaan dengan Andikpas, dimana Andikpas dapat menyampaikan kepada pegawai terkait keterampilan apa yang mereka butuhkan sebagai bekal mereka dimasa yang akan datang dengan tetap mempertimbangkan asas kebermanfaatan, keberlanjutan dan keamanan,” ujar Nanang Rukmana.

“Semua kebutuhan anak-anak di sini, baik itu secara mental, spritual, fisik, keterampilan, pangan serta kesehatan, semuanya akan kita penuhi dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Nanang Rukmana menuturkan bahwa terkait anggaran yang telah disediakan oleh pemerintah dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kita sehari-hari, agar dapat digunakan sebagaimana mestinya, sesuai dengan peraturan sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal. Tingkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja kita.

Melalui pelatihan otomotif sepeda motor ini, Nanang berharap anak-anak bisa menyerap semua pengetahuan dan keterampilan yang diberikan narasumber sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk menyongsong masa depan yang lebih baik usai menjalani pembinaan di LPKA Kelas II Pangkalpinang.

Pelaksanaan pelatihan otomotif sepeda motor ini harus sesuai dengan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak dan memcuci tangan baik sebelum kegiatan maupun setelahselesai kegiatan agar terhindar dari segala macam kemungkinan penyebaran Covid 19 ungkap Nanang.

Sementara itu, Kasi Pembinaan, M Anwar mengatakan bahwa terselenggaranya pelatihan ini merupakan salah hasil koordinasi dan kerjasama antara LPKA Kelas II Pangkalpinang dengan UPTD BLKI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam pelatihan ini terdapat dua orang narasumber yang akan berbagi ilmu dan pengetahuan tentang otomotif sepeda motor kepada Andikpas.

“Masa lalu boleh suram, namun masa depan harus lebih gemilang. Jadikan masa pembinaan di LPKA Kelas II Pangkalpinang sebagai moment untuk muhasabah diri dan mendapatkan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap M.Anwar.

Senada dengan hal itu, Marini Yuda selaku instruktur pelatihan otomotif sepeda motor menyampaikan himbuannya kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan pelatihan selama 12 hari ini dengan baik supaya para peserta pelatihan dapat menguasai teknik otomotif sepeda motor.

“Kesempatan ini adalah moment bagi kami untuk bisa berbagi pengalaman dan ilmu serta merupakan kesempatan bagi kami untuk beramal yaitu memberikan ilmu yang bermanfaat agar adik-adik disini bisa mempunyai keahlian khususnya dibidang otomotif sepeda motor”, ujar Marini Yuda.

Salah satu Andikpas, Jumadi menuturkan bahwa mereka sangat bersyukur bisa mendapatkan pelatihan otomotif sepeda motor, karena bisa menambah keterampilan baru dan kebanyakan dari kami menyukai otomotif.

“Kami senang ikut pelatihan ini, paling tidak nantinya kami bisa membenari sepeda motor kami jika ada kendala. Tidak menutup kemungkinan keterampilan ini suatu saat akan menjadi penopang hidup kami dalam mengais rejeki yang halal,” ujar Jumadi.

Penulis: Louis | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button