NEWS

Ribuan Sampel Swab Antri Diperiksa, Pasien Mau Hasil Cepat Diminta Swab Ulang Mandiri

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Lebih dari empat ribu sampel swab antri diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bangka Belitung. Hal tersebut disebabkan stok reagen yang mulai habis dan masih dalam proses pengadaan di awal tahun ini.

Kepala Labkesda Bangka Belitung dr Astrid mengatakan stok reagen yang belum ada itulah yang membuat pemeriksaan sampel swab macet hingga lebih dari 4000 sampel yang antri.

“Karena Reagen belum ada, kita hanya bisa menjalankan 80 sampel sehari. Paling banyak kita usahakan maksimal 150 sampel sehari. Itu pun nonstop dan petugas harus kerja dari pagi hingga malam,” ujar Astrid kepada wartawan, Kamis, 28 Januari 2021.

Astrid menuturkan pasien tidak perlu khawatir sampel swab yang sudah dikirim akan kadaluarsa. Hal itu dikarenakan sampel swab sudah disimpan dalam suhu yang stabil.

“Kalau ada informasi sampel swab akan kadaluarsa, itu tidak benar. Sampel tetap kita kerjakan disesuaikan dengan antrian saat masuk di Labkesda,” ujar dia.

Menurut Astrid, kalau pasien khawatir soal sampel maka pasien dipersilahkan melakukan swab ulang kembali secara mandiri dan berbayar.

“Itu kalau mau cepat. Karena memang kami sudah tidak mampu lagi. Jadi kami mohon masyarakat mengerti kesulitan kami. Kami ini tidak ada kenal istirahat dan tidak kenal libur. Jadi mohon dimaklumi. Kalau tidak sabar ya monggo berbayar mandiri ke RSBT ada, Siloam ada, Prodia ada,” ujar dia.

Astrid menambahkan keterlambatan dikarenakan stok reagen yang dibutuhkan untuk pemeriksaan swab masih dalam proses pengadaan.

“Anggaran 2021 baru berjalan. Belum berjalan malahan. Minggu lalu Gubernur sudah berinisiatif menggunakan dana taktis yang ada di Bakuda untuk segera melakukan membantu pengadaan reagen. Namun karena awal tahun, dana taktis terbatas dan jumlahnya kemungkinan tidak banyak. Hanya untuk mengatasi sementara macetnya pemeriksaan swab,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button