BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA KRIMINALNEWS

PIP Segera Beroperasi, Kapolres Bangka Selatan Minta Mitra PT Timah Patuhi Aturan

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Tim gabungan TNI dan Polri akan melakukan penataan dan pengamanan terhadap Ponton Isap Produksi (PIP) yang akan melakukan aktivitas penambangan di Perairan Laut Toboali dan sudah memiliki izin dari PT Timah.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Siswanto mengatakan pihaknya mulai melakukan penataan terhadap PIP yang sudah mengantongi izin dari PT Timah untuk melakukan aktivitas penambangan sesuai dengan jumlah izin yang telah dikeluarkan oleh PT Timah.

“Hari ini kita sudah mulai melakukan penataan kembali setelah melalui diskusi panjang dengan masyarakat, PT Timah dan juga Mitra PT Timah, dimana disepakati mulai ditata dan jumlahnya betul-betul kita hitung mana yang memiliki izin dan mana yang tidak memiliki izin dipisahkan,” kata Kapolres kepada wartawan, Kamis, 14 Januari 2021.

Ia menyebutkan, untuk PIP yang sudah memiliki izin sebanyak 27 CV yang merupakan mitra PT Timah. Dari 27 CV tersebut sudah dilakukan pengecekan oleh PT Timah sudah sesuai dengan spesifikasi dan memenuhi syarat untuk melakukan penambangan, termasuk Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Setiap CV itu diberikan izin enam ponton untuk melakukan aktivitas penambangan. PT Timah akan mengeluarkan izin sebanyak 200 Surat Perintah Kerja (SPK), namun jika nanti ada penambahan itu tergantung kebijakan dari PT Timah,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, untuk pengamanan akan melibatkan 170 personel yang terdiri dari TNI angkatan Darat dan Angkatan Laut. Pengamanan sendiri akan dilakukan  siang dan malam baik di darat maupun di laut.

“Pengamanan ini akan kita lakukan setiap mulai aktivitas penambangan. Nanti akan ada pos apungnya dari masing-masing perusahaan yang menyiapkan. Nanti setiap kegiatan akan dipantau sampai kepada penimbangan dan pengangkutan biji Timah guna memastikan biji timah dari hasil PIP betul-betul masuk ke PT Timah,” ujar dia.

Lebih lanjut, Agus meminta kepada para mitra PT Timah untuk mematuhi aturan yang sudah disepakati yaitu biji timah harus masuk ke PT Timah serta komitmen kompensasi kepada masyarakat yang terdampak dari aktivitas penambangan yang dilakukan.

“Kita sudah warning di dalam beberapa rapat, harus mematuhi aturan yang sudah disepakati. Jika setiap CV itu enam ponton ya enam ponton tidak boleh nambah. Dan mereka sudah ada perjanjian dan komitmen dengan PT Timah dan masyarakat untuk dipatuhi. Jika tidak mematuhi PT Timah akan mencabut izin mereka,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button