NEWS

Mengaku Bagikan 1,5 Juta Bibit Lada Tiap Tahun, Pemprov Babel Klaim Telah Transparan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulaun Bangka Belitung melalui Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Erwin Krinawinata berpendapat bahwa menjaga dan meningkatkan produksi dan produktivitas petani lada saat ini menjadi prioritas utama pemerintahan daerah dan pusat.

“Kita di Dinas Pertanian ini prinsipnya adalah menjaga dan meningkatkan produksi dan produktivitas salah satunya kepada petani untuk tetap berbudidaya lada dalam kondisi apapun, jadi jangan sampai petani meninggalkan budidaya lada ini, meskipun kita permasalahannya cukup banyak dari mulai harga murah dan permsalahan pupuk, dan lada rusak,”ujarnya kepada Lensabangkabelitung.com, di Pangkalpinang, baru-baru ini.

Untuk menjaga animo petani supaya tetap membudidaya lada, lanjut Erwin pihaknya telah menjalankan program melalui pembagian bibit lada beserta pupuknya, program tersebut merupakan bagian dari rencana Kementerian Pertanian, sehingga secara tidak langsung Erwin menyebutkan program tersebut masuk program strategis nasional, di tingkat daerah di antaranya ialah meningkatkan produkivitas tani.

Adapun pembagian bibit lada yang telah dibagi kepada masyarakat tani pertahun rata-rata berjumlah 1,5juta bibit. Erwin mengatakan jumlah tersebut sudah tergolong merata kepada aspek petani, dan mekanisme pembagiannya pun diklaim sudah sangat transparan.

“Salah satu upayanya adalah melalui bantuan bibit, rata – rata cukup banyak 1,5juta bibit pertahun, mekanisme pembagian bibit itu sudah sangat terbuka, jadi sekarang sistem e-planing dan e-budgeting sudah terekema dan terintegrasi dari awal perencanaan, terekam siapa yang menerima kemudian bagaimana penggunaannya dilengkapi berita acara juga kepada Direktorat Jenderal dan BPK,” terangnya.

Lebih lanjut, Erwin menambahkan jika ada paradigma sebagian masyarakat mempertanyakan mekanimse pembagian bibit selama telah dapat ditunjukan aspek legalitas yang ada. Selain itu, petani dapat mengajukan baik dari usulan kabupaten dan kota melalui proposal yang akan diverifikasi yang diyakininya bahwa petani benar–benar telah menerima haknya.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button