NEWSPANGKALPINANG

Kabar Sejumlah Penjaga Toko di BTC Positif Covid-19, Dipastikan Hoax

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Informasi yang menyatakan hampir setengah dari pegawai di BTC hasil swabnya terkonfirmasi positif, dipastikan adalah hoax atau kabar bohong. Kepastian adanya informasi yang tidak benar itu, ditegaskan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno.

Sebelumnya, di Rabu sore, 6 Januari 2021, beredar kabar yang sudah disebarkan oleh banyak orang melalui jaringan perpesanan instan WhatsApp yang mengabarkan adanya banyak pegawai di BTC yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sepradik, jangan ke BTC dulu, ada info banyak penjaga toko di BTC positif Covid-19,” demikian bunyi pesan yang beredar di WhatsApp tersebut.

“Na’am umm, kata pegawai BTC, hampir setengah jumlah pegawai di BTC, hasil swabnya positif,” tambah informasi yang tertera di bawahnya.

Menanggapi informasi demikian, Andi Budi Prayitno atau ABP, mengatakan pernyataan hampir setengah pegawai toko di BTC swab-nya positif itu menyesatkan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Dia pun memastikan kebohongan dari informasi tersebut. “Hoax,” ujar ABP, ketika dikonfirmasi Rabu malam, 6 Januari 2021.

Meski demikian, ABP menegaskan kalau kerumunan atau pusat keramaian memang berpotensi menjadi salah satu tempat penularan dan penyebaran Covid-19. “Itu artinya, masyarakat, kita khususnya ketika berada atau beraktivitas dan berinteraksi dengan orang banyak terutama di tempat keramaian harus selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker dengan benar, rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, dan tetap usahakan menjaga jarak,” tuturnya.

Menurut ABP, hal yang perlu menjadi perhatian saat ini adalah massifnya terjadi transmisi lokal penularan Covid-19 di Babel, dan episentrum yang mengkhawatirkan adalah tempat kerja khususnya yang berada di dalam ruangan tanpa ventilasi yang memadai, misalnya perkantoran pemerintah maupun swasta.

“Oleh karena itu kami sejak awal meminta dan mengimbau agar perkantoran ini tidak hanya menyiapkan sarana protokol kesehatan tapi juga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja. Juga memfasilitasi pegawai yang baru pulang atau kembali dari melakukan perjalanan dinas luar untuk melakukan isolasi mandiri dan melakukan pemeriksaan setidaknya rapid test sebelum kembali beraktivitas di tempat kerja, serta menyiapkan ruangan khusus terhadap pegawai dalam kategori tersebut. Sebagai antisipasi dan prevensi terjadinya penularan Covid-19 di tempat kerja,” demikian kata Andi Budi Prayitno, mengakhiri keterangannya kepada Lensabangkabelitung.com.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button