NEWS

Hasil Rapid Tes Antigen untuk Penyeberangan Laut, Hanya Berlaku Tiga Hari

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Satgas Covid-19 Bangka Barat menyampaikan masa berlaku surat keterangan hasil rapid tes antigen untuk penyeberangan atau perjalanan jalur laut melalui pelabuhan hanya berlaku selama tiga hari, berubah dari yang sebelumnya bisa berlaku hingga empat belas hari. Sekretaris Satgas Covid-19 Bangka Barat, Sidarta Gautama mengatakan hal itu dikarenakan surat edaran Gubernur yang mengatur tentang masa berlaku surat keterangan hasil rapid tes antigen yang bisa berlaku sampai empat belas hari sejak dikeluarkan untuk syarat perjalanan jalur laut sudah berakhir setelah tanggal lima belas Januari 2021.

“Maka peraturan tentang orang dalam perjalanan untuk masalah kelengkapan surat Rapid Tes antigen itu kembali kepada pedoman surat edaran nomor satu Gugus Tugas Nasional tahun 2021, yaitu Rapid Antigen dengan masa berlaku tiga hari atau tiga kali dua puluh empat jam,” kata Sidarta Gautama, Sabtu malam, 16 Januari 2021.

“Surat edaran ini berlaku bagi perhubungan laut karena kita ada pelabuhan Tanjung Kalian, kalau untuk di udara, itu dua kali dua puluh empat jam, kalau perhubungan laut sesuai dengan surat edaran dari menteri perhubungan nomor dua tahun 2021 yang ditandatangani oleh Dirjend Perhubungan Laut adalah tiga kali dua puluh empat jam, untuk masa berlaku,” tambahnya.

Hal ini Sidarta sampaikan agar jangan sampai ada masyarakat tidak tahu dan masih menganggap surat keterangan hasil rapid tes antigen yang sudah empat hari sejak dikeluarkan masih berlaku.

“Saya ingin menjelaskan terlebih dahulu kronologis dalam keterangan ini bahwa dulu kita memberlakukan empat belas hari itu karena memang ada pemberlakuan perbedaan antara pulau Jawa Bali dan di luar pulau Jawa dan Bali oleh surat edaran satgas Covid-19 nasional, mereka mengatur pulau Jawa dan Bali berbeda dengan di luar pulau Jawa dan Bali, sekarang mereka tidak memberlakukan lagi perbedaan itu,” jelasnya.

“Jangan sampai masyarakat tidak tahu dan sudah semangat sampai di pelabuhan tahu-tahu masih berasumsi bahwa masih diberlakukan yang empat belas hari,” demikian Sidarta Gautama.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button