BANGKA BARATNEWS

Terdampar di Tanjung Ular, Bayi Dugong Dievakuasi ALOBI ke Tongaci

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Sudah sekitar satu minggu lalu, seekor bayi dugong (dugong dugon) ditemukan terdampar di pantai Tanjung Ular Kecamatan Muntok oleh seorang nelayan, dalam keadaan luka-luka dan lemas. Sampai pagi hari ini sejak dari ditemukan, bayi dugong tersebut dirawat secara sukarela oleh para nelayan yang tergabung di Koperasi Nelayan Puket Sejahtera Tanjung Ular sampai ada pihak yang mumpuni untuk merawatnya.

Pihak nelayan Puket Sejahtera Tanjung Ular menampung sementara bayi dugong tersebut, sebab mengetahui bahwa hewan mamalia laut tersebut termasuk salah satu yang dilindungi.

Mengetahui adanya penemuan bayi dugong, ALOBI Foundation Bangka Belitung bersama dengan Dinas Kehutanan, BKSDA dan Satgas Pramuka langsung menuju ke lokasi bayi dugong itu, Senin, 21 Desember 2020.

Ketua ALOBI Foundation Bangka Belitung, Langka Sani mengatakan belum bisa melakukan pelepasan liar terhadap bayi dugong yang diperkirakan berumur kurang dari dua bulan tersebut. Sebab masih ada beberapa luka yang belum sembuh dan cuaca yang cukup ekstrim sehingga belum memungkinkan.

Langka Sani melanjutkan, bayi dugong yang terdampar ini akan dievakuasi ke tempat salah satu destinasi wisata yang ada di Sungailiat yaitu Tongaci, sebab di lokasi wisata tersebut terdapat ruang dan tempat untuk satwa seperti bayi dugong untuk dilakukan perawatan sampai kondisi hewan yang dilindungi undang-undang tersebut membaik.

“Sesuai dengan Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 bahwa dugong memang sudah dilindungi oleh negara kita setelah sekian lama, termasuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi, yang memang tidak boleh dilakukan penangkapan, pemeliharaan, atau sebagainya,” demikian Langka Sani.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button