BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMINEWS

Produksi Padi Bangka Selatan Melonjak Drastis Hingga 40 Persen

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Produksi padi di Kabupaten Bangka Selatan hingga September 2020 telah mencapai 24.600 ton. Jumlah tersebut dipastikan telah melebihi target produksi tahun ini yakni 24.000 ton.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Suhadi mengatakan produksi padi pada sektor pertanian mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dia bandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 15.510 ton.

“Sampai dengan akhir September kemarin produksi kita sudah 24.600 ton. Jumlah ini ditambah dari hasil pertanian Desa Serdang dan Pergam kurang lebih sekitar 30 ton. Jumlah ini tentunya melonjak hampir 40 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Suhadi kepada wartawan, Selasa, 1 Desember 2020.

Suhadi menuturkan, capaian produksi tersebut berhasil direalisasi berkat semua stake holder khususnya para petani yang memperluas tanam padi dan meningkatkan jumlah panen yakni dua kali dalam satu tahun.

“Terealisasinya target produksi tahun ini tentunya berkat kerjasama para petani dan pemerintah yang terus bersinergi dalam mendongkrak produksi dengan cara perluasan lahan tanam dan juga jumlaj massa panen yang meningkat,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, untuk market sendiri tidak ada masalah dan cukup lancar karena sudah ada pabrik RMP yang penggilingannya ada di Desa Batubetumpang. Sehingga hampir 70 persen hasil produksi petani dibawa ke RMP Batubetumpang untuk dilakukan penggilingan.

“Kalau untuk harga sementara ini masih stabil. Untuk beras putih itu harganya di kisaran Rp 9.500 perkilo, dan untuk beras merah di harga Rp 12.000 perkilo. Sedangkan untuk harga gabah kering setelah panen itu dikisaran Rp 4. 500 sampai Rp 5.000 perkilo,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button