NEWS

Polda Babel Bahas Pro Kontra Tambang Perairan Mengkubung dan Teluk Kelabat

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung menggelar pertemuan dengan Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka, PT Timah Tbk dan pihak terkait lainnya guna membahas penyelesaian pro dan kontra yang terjadi di masyarakat.

Pertemuan itu sendiri membahas soal pro kontra penambangan di Desa Riding Panjang terhadap aktifitas TI Apung di Perairan Dusun Mengkubung Kabupaten Bangka Barat dan tambang Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan pertemuan tersebut untuk melihat secara umum sejauh mana dampak terkait penambangan tersebut.

“Kita berpikirnya untuk masyarakat secara umum. Bagaimna dampak positif dan dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Anang dalam pertemuan tersebut yang digelar di Ruang Rupatama Mapolda Bangka Belitung, Jumat, 4 Desember 2020.

Anang menuturkan pihak-pihak yang terkait dengan penambangan tersebut harus membuat strategi untuk menangani permasalahan tersebut sesuai dengan prinsip mementingkan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Tentunya kita perlu mengkaji kembali untuk dampak dari permasalahan tersebut, yaitu adanya penambangan diluar izin dari PT Timah. Apakah itu orang-orang penambang dari daerah asli tersebut atau penambang dari daerah luar,” ujar dia.

Menurut Anang, informasi yang diterima pihaknya penambangan yang dilakukan di wilayah tersebut tidak ada izin dari PT Timah selaku pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Satu hal yang perlu kita garis bawahi adalah penambangan ini sudah lama dilakukan. Oleh karena itu kita akan tinjau dan perlu kita kaji ulang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar dia.

Perwakilan Nelayan Teluk Kelabat, Wisnu mengatakan permasalahan yang ada di Teluk Kelabat adalah penambangan yang dilakukan di daerah yang merupakan perairan dangkal.

“Menurut saya kalau dilaksanakan dalam kurun waktu yang lama, maka terjadinya pendangkalan dari penambangan tersebut akan berdampak pada perekonomian dan sumber daya tangkap ikan. Kita harus pikirkan untuk jangka panjang dari permasalahan tersebut. Dan kita harap aparat hukum dapat menegakkan hukum yang seadil-adilnya,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button