NEWSPANGKALPINANG

Pemulihan Ekonomi Imbas Covid–19 di Pangkalpinang Masih Sesuai RPJMD

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Suryo Kusbandoro mengatakan rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah Pemkot Pangkalpinang difokuskan optimalisasi penanggulangan Covid–19 tanpa menyampingkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang sedang berjalan dan telah dijabarkan dalam rencana kerja perangkat daerah (RKPD).

Fokus optimilasi penanggulangan Covid-19 yang dimaksud ialah pemberdayaan perekonomian masyarakat, pelaksanaan jaring pengaman sosial dan mendorong masuknya investor, dan pembangunan infrastruktur, tata ruang dan fasilitas umum.

“Untuk tahun 2020 ini merupakan tahun kedua dari RPJMD 2018 sampai 2023, oleh karena itu harus diselaraskan dengan dokumen-dokumen di atasnya seperti RPJMD provinsi dan nasional,” kata Suryo saat menjadi narasumber talkshow perencanaan pembangunan di Kota Pangkalpinang oleh Sonora Bangka, baru–baru ini.

Strategi penanggulangan Covid–19 yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang ialah dengan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dengan tidak mengesampingkan program-program prioritas yang telah disusun melalui RKPD dan RPJMD.

“Program yang telah realisasi pembangunan selama dua tahun terakhir antara lain adanya penataan pedestrian di Alun-Alun Taman Merdeka, Taman Sari, Tampuk Pinang Pura, Simpang Lima dan Simpang Tujuh serta pembangunan jembatan Jerambah Gantung guna memperpendek jarak menuju Universitas Bangka Belitung (UBB),” terangnya.

Selain itu, lanjut Suryo, terdapat juga pembangunan simpang lima dan simpang tujuh merupakan spot-spot instagramable yang telah mempercantik wajah kota pangkalpinang.

Sedangkan program yang belum tercapai dalam RPJMD tiga tahun ke depan yaitu pembangunan newport Pangkalbalam yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pembangunan waduk eka guna yang saat ini sudah dalam tahap pembebasan lahan dan pembangunan sport center di Tampuk Pinang Pura.

“Mudah-mudahan semuanya tadi bisa selesai sesuai dengan waktunya, yang belum terlaksana sudah akan dimulai di tahun 2021 seperti pembangunan waduk eka guna ini pembebasan lahan sudah dimulai,” ungkap Suryo.

Imbas dari pandemi ini, diakui Suryo sangat mempengaruhi pendapatan asli daerah mengalami penurunan sehingga anggaran terbatas. Sehingga upaya yang diyakini dapat memulihkan kembali PAD Pangkalpinang oleh pihaknya ialah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: Mohammad Rahmadhani

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button