BELITUNGNEWS

Lokasi Pembangunan SPBE Juru Seberang Belitung, Masuk Kawasan Mangrove

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Lokasi pembangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di aliran Sungai Cerucuk Desa Juru Seberang Kabupaten Belitung mendapat sorotan publik setelah dibangun dengan membabat hutan mangrove oleh pihak PT Bukit Intan Sejahtera.

Ketua Hutan Kemasyarakatan (HKM) Seberang Bersatu Marwandi membenarkan jika lokasi lahan yang akan dibangun SPBE tersebut merupakan hutan mangrove yang berada dalam kawasan hutan lindung pantai.

“Lokasinya bersebelahan dengan HKM Seberang Bersatu. Itu masuk kawasan mangrove,” ujar Marwandi kepada Lensabangkabelitung, Senin, 14 Desember 2020.

Marwandi menuturkan, sepengetahuan pihaknya belum ada pelepasan kawasan hutan mangrove tersebut untuk pembangunan SPBE.

“(Diduga) ada jual beli hutan mangrove. Soal (Pelepasan Kawasan) belum bang,” ujar dia.

Menurut Marwandi, pemanfaatan lahan untuk SPBE tersebut sudah pernah dilaporkan. Bahkan, kata dia, tim dari lingkungan hidup sudah pernah datang mengecek lokasi tersebut.

Pantauan Lensabangkabelitung.com di lokasi, proyek tersebut sudah berdiri pagar beton mengelilingi kawasan bakau. Bahkan terdapat dua bangunan besar yang sudah selesai proses pemasangan atap.

Jalan masuk ke areal proyek tersebut pun terdapat posko penjagaan. Saat dilakukan konfirmasi tentang pengerjaan pembangunan proyek tersebut, penjaga yang berjumlah tiga orang terkesan irit bicara.

“Anu itu pembangunan SPBE,” ucap salah satu penjaga, Minggu, 13 Desember 2020.

Tak lama setelah itu terdengar suara telepon genggam salah satu penjaga yang tidak diketahui dari siapa mencoba mengkonfirmasi ke penjaga tersebut perihal kedatangan Lensabangkabelitung.com di area tersebut.

“Itu siapa ditanya dulu jangan dikasih masuk,” ucap seseorang dalam sambungan telepon tersebut ke penjaga, yang terdengar jelas.

Penulis: Servio M, Rizky Sadewa | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button