NEWS

Libur Nataru Zero Accident Laka Lantas, Kapolda Babel Siapkan Hadiah Bagi Kasat Lantas

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Ancaman terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Bangka Belitung pada libur perayaan natal dan tahun baru (Nataru) masih menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Pengamanan bidang lalu lintas masih tetap menjadi salah satu prioritas dalam pengamanan Nataru dengan sandi Operasi Lilin Menumbing 2020.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan kepolisian menargetkan zero accident laka lantas pada Operasi Lilin Menumbing yang akan dimulai pada 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

“Pengamanan natal dan tahun baru 2019 lalu ada wilayah yang mampu zero accident laka lantas. Ini patut diapresiasi. Tahun ini kita menargetkan hal yang sama,” ujar Anang dalam sambutannya pada kegiatan Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Menumbing di Ruang Rupatama Mapolda Bangka Belitung, Jumat, 18 Desember 2020.

Anang berjanji akan memberikan hadiah khusus bagi para Kepala Satuan (Kasat) Lantas di masing-masing wilayah jika mampu menjaga daerahnya zero accident laka lantas.

“Sudah sewajarnya kita memberikan apresiasi kepada anggota yang menjalankan tugas. Hadiah khusus ini bukan hanya kepada para Kasat Lantas saja. Untuk Kepala Dinas Perhubungan di kabupaten/kota juga akan mendapat apresiasi dari Polda,” ujar dia.

Menurut Anang, angka laka lantas di Bangka Belitung memang mengalami penurunan, terutama untuk korban jiwa. Berbagai upaya tetap dilakukan pihaknya melalui Bidang Lalu Lintas untuk terus menekan angka kecelakaan.

“Dengan adanya apresiasi dan hadiah khusus ini kita harap menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk menekan angka kecelakaan selama libur Natal dan Tahun Baru nanti,” ujar dia.

Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung Tajuddin mengatakan motivasi Anang yang akan memberikan apresiasi dan hadiah khusus untuk zero accident akan disampaikan pihaknya kepada Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota.

“Kita akan bersiap melaksanakan arahan Kapolda untuk mencapai zero accident di daerah masing-masing. Ini adalah upaya motivasi supaya komponen masyarakat lebih semangat dalam mengurangi kecelakaan,” ujar dia.

Tajuddin menambahkan angka kecelakaan di Bangka Belitung cukup memprihatinkan walaupun jumlahnya tidak terlalu besar. Namun yang menjadi perhatian serius, kata dia, adalah tingkat fatalitas korban.

“Rata-rata korban adalah pengguna jalan di usia produktif. Ini perlu diupayakan bagaimana kita menekan dan meminimalisir laka lantas yang mengancam korban jiwa,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button