NEWSPANGKALPINANG

Kadis Koperasi Pangkalpinang: 50 Persen Penerima BLT UMKM Telah Cair

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon mengklaim sudah sebanyak 50 persen penerima, telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari pemerintah pusat senilai Rp 2.400.000.

Sebelumnya, pihaknya telah membuka link pendaftaran di website resmi dinas dan terdata sebanyak 9800 orang terdaftar sebagai penerima dan diajukan kepada pemerintah pusat. Kemudian, bagi warga yang terdaftat dapat memproses pencairan di BRI Cabang Pangkalpinang sampai dengan 31 Desember 2020.

“Tapi karena Covid-19, jadi kita minta warga daftar lewat link, kemudian kita ajukan ke pusat, hanya saja menentukan itu pusat bukan pemkot pangkalpinang, dan nama-nama yang mendapatkan bantuan itu sesuai dengan SK Bank BRI, bagi masyarakat yang telah mendaftar dapar dicek di link info bank,” terangnya.

Bagi masyarakat yang tidak dapat diproses pencairan BLT tersebut, jelas Donal biasanya terkendala kesalahan nama pada saat input data, namun hal tersebut dapat dilaporkan kepada pihaknya yakni dinas UMKM, selama nama terjadi keselahan dan NIK sesuai KTP, menurutnya tidak menjadi masalah, namun tidak sesuai NIK kemungkinan besar yang bersangkutan bukan sebagai penerima BLT.

Di samping itu, pihaknya juga meminta pada masyarakat untuk benar-benar menggunakan bantuan untuk pemodalan usaha sebagaimana diarahkan oleh pemerintah, dikarenakan terbatasnya pengawasan, pihaknya sejak awal telah menuliskan surat pernyataan antara pemerintah dengan pelaku UMKM.

Lebih lanjut, soal penerimaan bantuan ini, Donal menjelaskan warga dapat mendaftar ke Link Bank BRI, secara kelompok dan ke kelurahaan dan pengadain. Lebih lanjut, pihaknya akan mensinkronisasi data antara pemerintah dengan instasi-instansi di atas, hanya saja saat verfikasi data nama, terkendala kewenangan.

“Kemarin kita juga sudah minta nama-namanya, kita samapaikan, jawabannya dari kementerian memang nama-nama nasabah atau penerima dirahasiakan, takut disalahgunakan, kita diberikan menyebar nama-namanya, tapi warga dapat cek di info link BRI,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button