NEWS

Hibah Barang Bukti Kapal Hantu untuk Operasional Ditpolairud Sudah Diproses

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Keinginan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan hibah kapal yang merupakan barang bukti kasus saat ini sudah dalam proses pemerintah pusat. Kapal hantu tersebut merupakan hasil tangkapan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung pada 4 Februari 2020 lalu.

Kapal hantu tersebut membawa ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merek dari Singapura. Kapal jenis speedboat yang dikenal dengan istilah kapal hantu itu punya kecepatan tinggi. Bahkan untuk menghentikannya harus dikejar dengan helikopter dan ditembak dari udara.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan pihaknya sudah menyerahkan dokumen persyaratan untuk mendapat kapal hantu itu dari proses hibah barang bukti.

“Sudah diajukan berkas dokumennya. Namun prosesnya cukup panjang karena harus karena melalui Kejaksaan Agung. Dari Kejaksaan Agung ke Menteri Keuangan untuk proses penyerahan,” ujar Anang kepada wartawan usai Kegiatan Peringatan HUT Ke-70 Polairud di Ruang Rupatama Mapolda Bangka Belitung, Selasa, 1 Desember 2020.

Anang mengaku optimis jika pemerintah setuju menghibahkan barang buktinkapal hantu itu ke Polda Bangka Belitung. Selain persyaratan sudah dipenuhi, kapal hantu tersebut akan digunakan untuk menjaga wilayah perairan Bangka Belitung.

“Insya Allah tidak akan kemana-mana karena akan digunakan untuk kepentingan Ditpolairud. Semua persyaratan sudah dipenuhi. Dukungan dari Kejati sudah ada. Kejaksaan Agung juga sudah. Ada dua kapal yang kita harapkan bisa dihibahkan untuk menambah armada kita dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button