NEWSPANGKALPINANG

Wacana Rekrutmen PPPK, Pemkot Pangkalpinang Tunggu Juknis dari Pusat

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Rencananya Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merekrut satu juta guru pegawai pemerintah dengan mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021 mendatang.

Kabar baik ini dirasakan angin segar bagi sebagian guru yang masih berstatus honorer. Karena seluruh guru, baik honorer K2 maupun nonkategori bisa ikut dalam rekrutmen tersebut, lalu yang lolos bakal mengisi formasi sejuta guru PPPK.

Informasi yang diterima Lensabangkabelitung.com, rekrutmen PPPK ini akan berlaku di seluruh Indonesia, termasuk di Bangka Belitung. Selama ini, baik itu PNS dan PPPK di bawah undang-undang yang sama yakni UU ASN. Hanya saja antara kedua pegawai ini terdapat perbedaan siginifikan sebagai dijelaskan dalam ketentuan UU ASN.

Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri tidak menafikan rencana itu, sejauh ini pemkot sedang menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait rekrutmen tersebut.

“Kita sedang menunggu petunjuk teknis dari pusat, karena kalau cpns dan pppk selama ini memang dari juknis pusat, sesuai juknis itu apa yang akan kita lakukan, kita lakukan,” kata Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, Kamis, 19 November 2020.

Pada umumnya, rekrutmen PPPK banyak dialokasikan pada guru-guru dan tenaga medis, namun Radmida belum menyebutkan mekanisme PPPK akan didominasi oleh formasi mana, baik guru dan medis ataupun yang lainnya.

“Sampai saat ini, baik CPNS dan PPPK itu dikembalikan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kita tetap menunggu aturan dari pemerintah pusat, karena menyangkut hak dan kewajiban,” tutur dia.

Baik CPNS dan PPPK di Pangkalpinang, lanjut Radmida, telah pernah dilaksanakan beberapa tahun lalu, namun terkait dengan kebenarannya untuk dicek terlebih dahulu.

“Saya cek dulu, satu tahun dan dua tahun lalu, karena itu ada kewajiban pada saat ada PPPK, Kota Pangkalpinang harus banyak yang disediakan terkait aturan tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button