BANGKANEWS

Tolak KIP Beroperasi, Warga Matras Gelar Salat Hajat di Bibir Pantai

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Warga Desa Matras, Kecamatan Sungailiat terpantau menyelenggarakan salat Hajat di pesisir Pantai Matras, pada pukul 23.10 WIB, Selasa 11 November 2020.

Warga Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Jamal Nugraha, 31 tahun, membenarkan aktivitas warga yang terdampak sedang melaksanakan salat yang dimaksudkan untuk memohon hajat tertentu agar dikabulkan oleh Allah SWT.

“Betul, ada beberapa warga sedang salat Hajat meminta suara kita didengarkan sama pemerintah, kami juga sekarang memerlukan advokasi dari media, dan lain – lain,” kata Jamal atau disapa akrab Rama kepada Lensabangkabelitung.com, Selasa, 11 November 2020.

Rama menyampaikan sekitar 600 warga yang terdampak akibat pengoperasian Kapal Isap Produksi milik mitra PT Timah itu, mayoritas bekerja sebagai nelayan yang mencari ikan di sepanjang pantai Matras.

“Kalau yang terdampak itu dari kelurahan Matras, Deniang, Air Hantu, Bedukang, Pesaren, dan lain-lain, totalnya kisaran 600 warga,” ujarnya.

Sebelumnya, di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan menyebutkan secara lembaga telah meminta pihak PT Timah untuk memberhentikan KIP sementara waktu sampai dengan akhir bulan.

Keputusan tersebut hasil Rapat Dengan Pendapat antara PT Timah dengan Nelayan terdampak. Namun, dalam pelaksanaannya, KIP justru terus beroperasi, dan nilai membantah.

“Bukan membantah karena itu hak mereka (PT Timah sebagai BUMN) ketika di sini hasil RDP kemarin tidak digubris, terpenting DPRD telah menjembatani,” tandasnya.

Penulis: Mohammad Rahmadhani

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button