BANGKA SELATANNEWS

Tingkatkan Inovasi, UPT SAMSAT Basel Terima Masukan DPRD Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kantor Samsat Bangka Selatan selaku Unit Pelaksana Teknis Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Bangka Belitung menyambut baik kedatangan DPRD Bangka Belitung dalam rangka memastikan pelayanan pajak di wilayah Bangka Selatan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur.

Kepala UPTB Bangka Selatan, Benny Helmi mengatakan diperlukan koordinasi lintas instansi dan regulasi daerah untuk dapat menertibkan kendaraan-kendaraan berplat nomor Bangka Belitung dengan menerima saran dari Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi.

“Kita menerima tiap masukan dari DPRD selama inovasi dan kemajuan pelayanan pajak di Bangka Selatan,” kata Benny usai peninjauan Operasional dan Pelayanan Kantor UPT Samsat Bangka Selatan Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulaun Babel. Sabtu, 28 November 2020.

Benny mengatakan realisasi penerimaan pajak asli daerah di UPT BAKUDA Bangka Belitung Wilayah Bangka Selatan disampaikan sebagai berikut, jenis pajak PKB terealisasi Rp 16.282.404.275 dimana awalnya ditargetkan Rp 16.658.226.100 atau mencapai 97 persen.

Untuk jenis pajak DENDA-PKB ditargetkan Rp 1.077.573.800 dan terealisasi Rp 574.607.625 atau mencapai 53 persen. Untuk BBN-KB ditargetkan Rp 10.106.709.600 dan terealisasi Rp 7.374.715.000 atau mencapai 72 persen, begitu juga dengan pencapain jenis pajak berikutnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi berharap pelayanan pajak di wilayah Bangka Selatan terserap dengan baik dan terus berinovasi.

“Kita berharap pelayanan Samsat ini juga terhubung dengan server dan bisa dibuka oleh pejabat maupun perangkat daerah yang kompeten lainnya, di antaranya gubernur, khususnya Komisi II DPRD Babel sehingga bisa melihat progres penerimaan PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor,” terangnya.

Inovasi itu, kata Amri dapat diakses melalui Android sehingga bagi dewan lebih mengetahui progres pajak secara berskala dan dalam waktu real time.

Tidak lupa juga, ia menyarankan bagi masyarakat yang belum melaksanakan kewajiban pajak untuk menunaikan kebijakan itu, pasalnya pembangunan di Bangka Belitung berpengaruh pada penerimaan pajak itu sendiri. Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat luas supaya memanfaatkan program pemutihan pajak yang telah diusulkan oleh pemerintah khusunya bagi masyarakat yang telat dalam pembayaran.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button