LENSA POLITIKNEWS

Tidak Ada Gubernur Sebagai Penjamin, Mahasiswa yang Ditahan Ajukan Penangguhan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepolisian Resor (Polres) Pangkalpinang masih terus memproses hukum delapan orang mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka usai terlibat aksi kericuhan dalam aksi demo terhadap Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Rabu, 4 November 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan pihaknya masih terus mendalami perkara tersebut yang kini sudah naik ke tahap penyidikan.

“Masih kita sidik perkaranya. Semua (mahasiswa) masih ditahan di Mapolres,” ujar Adi Putra kepada wartawan, Kamis, 26 November 2020.

Adi Putra menuturkan pihaknya sudah menerima surat usulan penangguhan penahanan terhadap para mahasiswa tersebut. Namun belum ada keputusan apakah disetujui atau tidak penangguhan tersebut.

“Penangguhan penahanan ada. Tapi masih kita pelajari dulu apakah disetujui atau tidak,” ujar dia.

Ketika ditanya apakah Gubernur Erzaldi ikut sebagai penjamin dalam usulan penangguhan tersebut, Adi Putra mengatakan tidak ada nama Erzaldi Rosman sebagai penjamin mahasiswa itu.

“Penjamin penangguhan penahanan mahasiswa adalah dari HMI pusat. Para mahasiswa ini kita persangkakan pidana Pasal 187 ayat 1 dan 2e juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1e juncto Pasal 88 KUHP,” ujar dia.

Tidak ada nama Gubernur sebagai penjamin penangguhan penahanan tersebut cukup mengejutkan mengingat dalam release Diskominfo Bangka Belitung yang diterima wartawan pada Senin 9 November 2020 lalu menyampaikan bahwa Gubernur Erzaldi akan menjadi penjamin penangguhan penahanan mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan pada waktu pertemuan Gubernur dengan Ketua Divisi Hukum Majelis Wilayah KAHMI M Taufik Koriyanto. Adapun alasan Erzaldi mau menjadi penjamin penangguhan adalah status para tersangka sebagai mahasiswa yang harus menempuh pendidikan sekalipun lewat daring. Alasan kedua Erzaldi yakin para mahasiswa tersebut tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button