NEWS

Soal Lokalisasi, Teluk Bayur Dihajar, Kenapa Parit Enam Dibiarkan?

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kunjungan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian untuk mengingatkan tentang bahaya HIV/AIDS kepada para pekerja seks komersial di lokalisasi Parit Enam, pada Rabu, 11 November 2020, menunjukkan kalau kawasan esek-esek ini masih beroperasi. Perlakuan yang kontras berbeda dengan kawasan Teluk Bayur yang sama-sama menyediakan perempuan penjaja cinta sesaat, namun berkali-kali dirazia.

Keluhan perlakuan yang dirasa tak adil ini, diungkapkan Mami Yuli (bukan nama sebenarnya), salah seorang pengelola lokalisasi Teluk Bayur.

“Kan katanya waktu kami diminta pergi, alasannya karena harus bebas PSK. Nah, kami di Teluk Bayur ‘diobrak-abrik’ Satpol PP, anak-anak asuh ditangkap-tangkapi. Tapi kenapa Parit Enam masih beroperasi, dibiarkan. Itu tadi kan malah dikunjungi Pak Wakil Wali Kota, anak-anak asuh di situ diberi penyuluhan. Artinya kan kegiatan mereka legal, karena jadi lokasi kegiatan penyuluhan oleh pemerintahan,” ujar dia, ketika menyampaikan unek-uneknya kepada Lensabangkabelitung.com, Rabu, 11 November 2020.

Dikatakan dia, beberapa waktu lalu, para perempuan PSK di Teluk Bayur, diultimatum oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk segera meninggalkan kota ini. Diminta untuk pulang kampung. Tapi, lanjut dia, tidak demikian dengan Parit Enam.

“Jelas ini tidak adil. Itu ormas-ormas yang dikit-dikit bilang atas nama demi agama, apakah sengaja tidak lihat kalau di Parit Enam itu beroperasi. Kenapa Teluk Bayur yang mereka caci selama ini. Ini ada apa sebenarnya sentimen benar sama Teluk Bayur. Kan kalau bilang dosa, di sana juga dosa kan?” ujar dia berapi-api.

Adapun kunjungan Wakil Wali Kota Muhammad Sopian ke lokalisasi Parit Enam bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS untuk mendeteksi penyebaran HIV/AIDS di Kota Pangkalpinang. Diketahui, sebanyak 40 PSK menjalani pemeriksaan tersebut.

“Tes ini adalah suatu pemantauan dini perkembangan HIV,” kepada sejumlah wartawan ketika berada di Parit Enam.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button