NEWS

Selama Jalani Karantina, Kondisi Dosen STISIPOL dan Istri Makin Membaik

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Dosen STISIPOL 12 Sungailiat, Bangka berinisial ZF sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 kini dikabarkan telah menjalani karantina di Asrama Haji Provinsi Bangka Belitung dan menjalani treatment sesuai arahan pemerintah di lingkungan asrama haji tersebut.

Kepada Lensabangkabelitung.com, ZF mengakui keadaannya saat ini baik-baik saja dan tidak mengalami gejala ringan apapun, usai menjalani swab test kedua dari Puskesmas Pemali yang menunjukan hasil menggembirakan yakni diklaim negatif Covid-19.

“Sumber negatif Covid-19 dari dokter yang bertugas di tim Covid Puskesmas Pemali, bukan dari Labkesda Bangka Belitung, sebenarnya tidak ada gejala apapun,” ungkapnya, Senin, 30 Desember 2020.

Ceritanya, lanjut ZF sejak awal swab test pada 25 November 2020, lima hari yang lalu dirinya dinyatakan positif Covid-19 dari informasi yang diterimanya dari Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka.

“Selang beberapa hari selanjutnya, tanggal 28 November 2020 kemudian saya dinyatakan negatif dari hasil swab kedua yang dilaksanakan pada tanggal 26 November 2020, dan Alhamdulillah juga dari sejak terkonfirmasi itu kondisi saya sehat seperti biasanya,” klaimnya.

Bersama sang istri berinisial DF yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 hasil kontak erat, keduanya menjalani karantina di Asrama Haji bersama-sama. Diakuinya bahwa sang istri sempat demam ringan namun saat ini telah dalam keadaan sehat.

“Kita komunikasi via WhatsApp sama teleponan biasa, memang tidak dianjurkan untuk ketemuan dahulu, kita keluarnya InsyaAllah tanggal 4 Desember 2020, menunggu hasil swab tes Labkesda Provinsi,” kata Kaprodi Administrasi Negara, Stisipol itu.

Lebih lanjut, diakuinya orang-orang memiliki kontak erat dengan dirinya baik itu kolega dosen dan mahasiswa sebagian dinyatakan negatif dan sedang menunggu hasil swab tes, ia mengharapkan semua keadaan tidak terjadi sebagaimana ditakutkan oleh masyarakat luas, demi mengurangi beban sosial yang mempengaruhi psikis, ia pun menyarankan untuk saling mendukung.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button