BANGKA BARATLENSA DAERAHLENSA EKONOMINEWS

Pasar Murah Disperindag Babel Bantu Masyarakat Parit Tiga Terdampak Covid-19

Lensabangkabelitung.com, Parit Tiga– Di masa Pademi Covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepuluan Bangka Belitung (Babel) terus berupaya mengelar pasar murah. Kali ini Desa Parittiga, Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat yang menjadi sasaran pasar murah.

Operasi pasar murah yang dilaksankan Rabu (11/11) di depan Klinik Bakti Timah Kecamatan Parittiga melibatkan unsur Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat dan instansi terkait lainnya itu sangat ramai dikunjungi masyarakat.

Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel Mardian AZ, SAN, M.Si menjelaskan pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak covid 19 dan membantu perekonomian masyarakat yang kurang mampu dalam membeli sembako.

“Operasi pasar murah ini berdasarkan usulan dari Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat dengan melibatkan BPBD Babel selaku Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19, Dinas Kesehatan dan Satgas Pangan,” ujar Mardian dalam siaran persnya yang diterima wartawan, Rabu, 11 November 2020.

Selain itu, kata Mardian, operasi pasar murah juga melibatkan juga unsur pemerintah Kabupaten Bangka Barat diantaranya Disperindag, Dinas Perhubungan, Satgas Penanganan Covid-19, Satgas Pangan, jajaran Koramil Parittiga dan jajaran Polsek Parittiga.

“Ada tiga distributor bahan pokok dan dua UKM yang berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah yaitu Perum Bulog Sub Divre Bangka, PT Rantai Mas Abadi, Haji Awi, UKM Kuliner Pelangi dan UKM Umah Belanje Bang Een,” ujar dia.

Mardian menuturkan total jumlah penjualan secara keseluruhan dari lima pelaku usaha tersebut mencapai Rp 9.775.000,-. Adapun penjualan di Perum Bulog Sub Divre Bangka adalah Gula curah, Terigu, Beras bulog medium dan Minyak Goreng Kita.

“PT Rantai Mas Abadi menjual produk Beras RM Premium Kuning, Beras RM Premium Putih, Beras Sendok dan H. Awi menjual Bawang Merah, Bawang Putih, Kentang, Kemiri, Garam, Cabe merah besar, Bawang Bombay,” ujar dia.

Sedangkan untuk penjulan dari pelaku usaha UKM Kuliner Pelangi menjual produk makanan lokal dan kerajinan tangan serta dari UKM Umah Belanje Bang Een menjual produk perlengkapan mandi dan pakaian. 

Mardian menambahkan kegiatan pasar murah ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 dengan menghimbau kepada masyarakat yang ingin berbelanja agar mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. 

Masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan pasar murah ini karena peran aktif dan kerjasama yang baik dari Pemerintahan Bangka Barat dalam menginformasikan kepada masyarakat tentang adanya kegiatan pasar murah ini. Kegiatan ini juga bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Pos Layanan Pengaduan Konsumen yang juga diselenggarakan oleh Disperindag Babel,” kata Mardian.

Release

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button